Dark/Light Mode

Prabowo Kepada Caleg Dan Cakada Gagal: Bangkit & Jangan Menyerah

Jumat, 13 Desember 2024 06:55 WIB
Presiden Prabowo membuka acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12).
Presiden Prabowo membuka acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12).

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada para calon legislatif (Caleg) dan calon kepala daerah (Cakada) yang belum berhasil terpilih di Pemilu maupun Pilkada 2024 agar dapat terus berjuang dan tidak menyerah.

"Jadi saudara-saudara, terutama yang kemarin di Pilkada belum terpilih, benar apa yang disampaikan Ketum kalian, jangan pernah menyerah," kata Prabowo di acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12).

Baca juga : Polda Jatim Bongkar Situs Judol Jaringan Internasional

Menurutnya, kalah dalam kontestasi politik itu merupakan hal yang biasa. Prabowo kemudian kembali mengingat bagaimana dirinya telah dihadapkan pada sejumlah kekalahan pada kontestasi Pilpres sebelumnya. 

Prabowo memaknai kekalahan tersebut, sebagai bagian dari pendidikan dan proses perjalanan yang harus ditempuh dalam hidup.

Baca juga : Pesan Prabowo: Kepolisian Wajib Bela Kepentingan Rakyat Di Setiap Tugasnya

"Makanya saya perlu waktu lama untuk jadi Presiden RI. Saya menganggap itu sebagai bagian penggembelengan, bagian pendidikan. Sebenernya capek juga (berkontestasi) 20 tahun, mulai tahun 2004, 2009, 2014, 2019, baru tahun 2024. Tapi, mungkin itu yang membuat perjalanan, itulah yang harus saya tempuh," kata Prabowo.

"Bertarung, jatuh, biasa. Yang tidak biasa, berdiri lagi, bertarung lagi. Ini pelajaran yang saya jalankan," sambungnya.

Baca juga : Kemendagri Bahas Pendanaan Pilkada Ulang Di Bangka dan Pangkalpinang

Lebih lanjur Prabowo mengaku, setuju dengan pernyataan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia yang menyebut perlu ada perbaikan pada sistem demokrasi di negeri ini.

"Saya tertarik pemikiran Ketum Partai Golkar. Kita harus perbaiki sistem kita, dan kita tidak boleh malu untuk mengakui bahwa kemungkinan sistem ini terlalu mahal, betul? Dari wajah yang menang pun saya lihat lesu juga. Yang menang lesu, apalagi yang kalah. Kita harus berani mengoreksi diri," pugkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.