Dark/Light Mode

Disuarakan Politisi PAN

Silakan Kritik Pemerintah, Konstruktif Tidak Sarkas

Jumat, 3 Januari 2025 07:30 WIB
Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay. (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Amanat Nasional (PAN) menyarankan kepada pengkritik Presiden Prabowo Subianto agar punya semangat yang sama dalam membangun bangsa. Kritik tidak boleh kontraproduktif dengan mengedepankan sinisme.

“Orang sinis selalu pesimis, selalu menyampaikan kritik, tidak konstruktif. Nada bicara selalu merendahkan, kurang empati, dan sering melemparkan humor hitam atau sarkas,” kata Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay, di Jakarta, Kamis (2/1/2024).

Saleh menganalisa, sejauh ini cukup banyak pernyataan sinis dari berbagai pihak yang ditu­jukan kepada Presiden Prabowo. Misalnya, terkait program kerja di awal Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sayang, vokalis PAN di Senayan ini tidak merincikan pengkritik tersebut.

Baca juga : Ketegasan PolriDiapresiasi Netizen

Jika muncul pandangan sinis terhadap Presiden Prabowo, Saleh menyarankan agar Sang Presiden tidak perlu menanggapinya. Menurutnya, penting bagi pemimpin bangsa untuk fokus memajukan bangsa melalui pro­gram kerja yang sudah disusun.

“Melayani orang sinis pasti merugi. Itu menyebabkan ru­saknya komunikasi. Bahkan, dalam titik tertentu akan me­nimbulkan konflik, bisa kon­flik secara verbal, atau konflik antarkader dan simpatisan,” katanya.

Dia yakin, Presiden Prabowo senantiasa bijak dan sabar dalam menghadapi para pengkritiknya, termasuk mereka yang sinis ter­hadap Presiden.

Baca juga : Sidang Sengketa 314 Kasus Pilkada Dimulai

“Kalau soal sabar, Prabowo telah teruji. Perjalanan politiknya menunjukkan hal itu. Bahkan, dalam Pilpres yang lalu, kunci kemenangan Prabowo adalah sabar,” yakinnya.

Diketahui, Pemerintahan pimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka efektif bekerja pada 21 Oktober 2024 ketika Kabinet Merah Putih resmi terbentuk. Tercatat, 100 hari masa kerja pemerintahan Prabowo-Gibran bakal jatuh pada 21 Januari 2025.

Dalam 100 hari pertamanya, Pemerintahan Prabowo-Gibran menjalankan berbagai program prioritasnya, di antaranya makan bergizi gratis yang dijadwalkan bakal diluncurkan pada 6 Januari 2025, dan swasembada pangan di beberapa daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.