Dark/Light Mode

Isu Reshuffle Menggelinding, PKB Tegaskan Hak Prerogatif Presiden

Jumat, 23 Mei 2025 19:21 WIB
Politisi PKB Sudjatmiko. Foto: Istimewa
Politisi PKB Sudjatmiko. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Politisi PKB Sudjatmiko menanggapi isu reshuffle kabinet usai beredarnya foto Presiden Prabowo Subianto menandatangani sejumlah surat keputusan bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretariat Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Miko, sapaan akrab Sudjatmiko, menyarankan agar agenda reshuffle harus dilihat secara objektif berdasarkan kinerja. Bukan atas dasar kepentingan golongan.

"Sebagai partai politik yang berada di Kabinet Merah Putih, PKB menghormati sepenuhnya hak Presiden dalam menyusun kabinet. Namun, reshuffle tidak boleh didasari hanya oleh kepentingan politik sesaat atau tekanan kelompok tertentu," kata Miko, dalam keterangannya, Jumat (23/5/2025).

Baca juga : Geledah Kemnaker, KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap RTKA

Menurut Miko, tantangan Pemerintahan ke depan semakin berat. Ditambah lagi dengan intruksi Presiden agar para menteri mampu merealisasikan program ketahanan pangan dan energi, kualitas pendidikan, serta pemerataan infrastruktur.

Maka itu, butuh keterpaduan antar-menteri untuk melampauinya. "Presiden Prabowo tentu memiliki visi dan prioritas," ungkapnya.

Miko pun menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja menteri-menteri saat ini, termasuk transparansi dalam prosesnya.

Baca juga : RI Gabung BRICS, Menperin Beberkan Dampak Positifnya Buat Industri Manufaktur

"Kami berharap susunan kabinet ke depan mencerminkan semangat inklusif, profesionalisme, dan keberpihakan pada rakyat kecil. PKB siap berkontribusi dalam mengawal dan memberi masukan konstruktif demi terwujudnya Pemerintahan yang kuat dan dipercaya rakyat," papar anggota Komisi V DPR itu.

Dia mengingatkan bahwa kepentingan negara di atas segalanya. Bagi PKB, stabilitas suatu negara dilihat dari kinerja kabinet pemerintahannya.

"Reshuffle itu penting, tapi yang lebih penting adalah kualitas dan integritas para pemangku kebijakan. Jangan sampai hanya ganti orang tapi sama saja," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.