Dark/Light Mode

Bantah Cawe-cawe

Haji Isam: Maju Jadi Ketum PPP, Hak Politik Amran Sulaiman

Selasa, 27 Mei 2025 15:50 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad yang akrab disapa Haji Isam mengaku tidak tahu menahu soal masuknya nama Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam bursa calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Haji Isam menegaskan, langkah Amran Sulaiman untuk maju sebagai calon Ketua Umum PPP merupakan hak politik dari Menteri Pertanian (Mentan) tersebut.

Hal itu disampaikan Haji Isam menepis adanya pemberitaan yang menyebut dirinya cawe-cawe dalam memuluskan langkah Andi Amran Sulaiman menjadi Ketua Umum PPP dalam muktamar yang direncanakan pada September 2025 nanti.

“Itu haknya Pak Amran, saya tidak tahu menahu soal itu," kata Haji Isam, Selasa (27/5/2025).

Baca juga : Bantah Ada Bungker di Rumahnya, Haji Isam: Itu Berita Bohong!

Haji Isam menekankan, tudingan media bahwa dirinya "menggendong" Mentan Amran untuk menguasai PPP, tidak akurat. Haji Isam menyebut, tudingan dirinya dan Mentan Amran saat ini sedang menunggu restu dari Presiden Prabowo untuk mengambil alih PPP juga tidak berdasar.

“Saya tidak tahu," tepis Haji Isam.

Haji Isam juga membantah dirinya bertemu dengan Plt Ketum PPP Mardiono di Jakarta, usai Pemilu 2024. Disebutkan, Mardiono sempat menawarkan Haji Isam untuk mengambil alih PPP.

“Tidak pernah dan saya tidak tahu menahu soal itu," kata Haji Isam.

Baca juga : Petugas Haji Siaga 24 Jam di Masjidil Haram, Pastikan Jemaah Aman dan Nyaman

Haji Isam juga turut menyayangkan dikaitkan dirinya dengan sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih (KMP). Padahal, dia menyatakan, Presiden Prabowo Subianto memilih para menteri tentunya dengan banyak pertimbangan.

Baik brdasarkan kemampuan, kecakapan dan integritas. Apalagi, latar belakang yang dimiliki Presiden Prabowo Subianto, sangat independen. Jadi bukan karena kedekatan dengan seseorang.

"Mereka (menteri) orang profesional, dipilih karena mempunyai kemampuan di bidangnya. Bukan karena kedekatan saya dengan mereka," tandas Haji Isam.

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy sudah membantah kabar tak sedap yang menerpa Haji Isam terkait rencana mengakuisisi (ambil alih) PPP.

Baca juga : Jelang Puncak Haji, Jemaah Diimbau Batasi Aktivitas Fisik dan Umrah Sunah

Dia bilang, munculnya nama Mentan Amran sebagai kandidat Ketum PPP, murni hasil diskusi di internal pengurus partai.

“Tidak ada sama sekali upaya Haji Isam untuk mengakuisisi PPP, Sebagai pengusaha sukses, Haji Isam tidak butuh mengakuisisi partai mana pun,” ujar Rommy, sapaan akrab Romahurmuziy.

Rommy menegaskan, PPP melihat potensi Mentan Amran karena mempertimbangkan kemampuan dan ketokohannya.

Kebetulan, PPP saat ini membutuhkan tokoh yang bersedia mewakafkan sumber daya yang dimiliki untuk membesarkan kembali parpol yang berdiri sejak 5 Januari 1973 tersebut. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.