Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Usai Pertemuan Di Kantor DPD
Perebutan Kursi Ketua Golkar Kalsel Berakhir
Rabu, 23 Juli 2025 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Situasi internal Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali kondusif. Dua tokoh yang dikabarkan akan bertarung memperebutkan kursi Ketua Golkar Kalsel periode 2025-2030, Bambang Heri Purnama dan Hasnuryadi Sulaiman, telah mencapai kesepakatan.
Bambang Heri Purnama dan Hasnuryadi Sulaiman, melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh senior Golkar Kalsel, termasuk kepala daerah dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Partai Beringin, di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Kalsel di Banjarmasin, Selasa (22/7/2025).
Pertemuan tersebut menyepakati, Hasnuryadi akan menjabat sebagai Ketua Golkar Kalsel periode 2025-2030, menggantikan Sahbirin Noor. Sementara, Bambang Heri akan menjabat sebagai Sekretaris Golkar Kalsel, menggantikan Supian HK. Keduanya akan ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Kalsel, yang akan digelar pada 3-4 Agustus 2025.
Usai pertemuan, Bambang Heri Purnama menegaskan, Partai Golkar solid dan bersatu. Pihaknya telah menyatakan akan mendukung Hasnuryadi untuk maju sebagai Ketua DPD Golkar Kalsel.
“Tidak ada kemenangan tanpa kebersamaan. Kami pastikan Musda akan berjalan aklamasi. Kami sepakat mendukung Hasnur sebagai Ketua dan saya sebagai Sekretaris,” ujarnya.
Baca juga : Grab: Komisi Dikelola Untuk Asuransi Dan Tanggap Darurat
Dia mengungkapkan, formasi kepengurusan inti DPD Golkar Kalsel periode 2025-2030 hampir rampung. “Bendahara juga sudah ditetapkan. Semua demi memperkuat organisasi dan menyongsong kemenangan di Pemilu mendatang,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Hasnuryadi Sulaiman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari seluruh elemen partai. “Saya sepakat, kita harus bersatu. Mari kita songsong Musda dengan semangat kebersamaan dan kemenangan,” ucapnya.
Hasnuryadi juga memberi apresiasi kepada Bambang Heri, yang menyatakan mendukung dirinya. “Khususnya kepada Pak Bambang yang sudah berbesar hati, memberi dukungan kepada saya. Kita sepakat untuk bersatu, bersama-sama mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Selatan,” cetusnya.
Menurut dia, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, akan hadir dalam Musda XI Golkar Kalsel pada 3 Agustus 2025. Dengan terbentuknya poros Hasnuryadi-Bambang Heri, Musda XI Golkar Kalsel akan berlangsung lancar dan penuh nuansa persatuan.
“Insya Allah, Pak Ketua Umum akan hadir dalam Musda kita. Terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada saya. Hari ini (kemarin, red), kami sepakat untuk bersatu,” tandasnya.
Baca juga : Pemerintah Dorong Eksportir Kita Gaspol
Sementara, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Kalsel, Puar Junaidi menyatakan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menginstruksikan agar Hasnuryadi dan Bambang Heri bersatu untuk membesarkan partai di Kalsel.
“Kemarin, ada yang dukung Hasnur, ada yang dukung Bambang. Hari ini, kita satukan kekuatan, dengan formasi Ketua Hasnur dan Sekretaris Bambang, ini akan menjadi kekuatan luar biasa,” katanya.
Puar juga mengapresiasi sikap kedua tokoh yang berbesar hati untuk bersatu, demi kemajuan Partai Golkar. Dia optimis, penyatuan tersebut akan membuat Partai Golkar melanjutkan tradisi sebagai pemenang Pemilu di Kalsel.
“Hari ini, semua pihak berbahagi. Pak Bambang dengan kebesaran hatinya, menyerahkan dukungan untuk Pak Hasnur. Kemudian, Pak Hasnur merangkul Pak Bambang sebagai Sekretaris DPD,” tandasnya.
Sebelumnya, DPP Golkar memutuskan menunda pelaksanaan Musda XI Golkar Kalsel. Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, forum tertinggi partai yang digelar untuk memilih dan menetapkan Ketua Golkar Kalsel itu, ditunda lantaran konflik internal.
Baca juga : Gandeng PKL Agar Tak Kembali Jualan Di Jalan
Sekretaris DPD I Golkar Kalsel, Supian HK mengatakan, penundaan pelaksanaan Musda disampaikan melalui surat resmi dari DPP Golkar Nomor: B-651/DPP/GOLKAR/VII/2025 tentang Penundaan Pelaksanaan Musda XI Golkar Kalsel. Surat itu diteken oleh Wakil Ketua Umum Kahar Muzakir dan Sekjen DPP Golkar Muhammad Sarmuji, tertanggal 15 Juli 2025.
“Kami sudah menerima surat dari DPP yang meminta pelaksanaan Musda XI Golkar Kalsel ditunda. Mungkin ada alasan tertentu dari DPP. Kami hanya mematuhi apa yang menjadi keinginan DPP,” ujar Supian kepada wartawan. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya