Dark/Light Mode

Gara-gara Kasus Hasto, Kongres PDIP Masih Misterius

Senin, 28 Juli 2025 08:00 WIB
Ketua DPP PDIP Bidang Kaderisasi dan Ideologi Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Instagram/djarotsaifulhidayat)
Ketua DPP PDIP Bidang Kaderisasi dan Ideologi Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Instagram/djarotsaifulhidayat)

 Sebelumnya 
“Saya nggak tahu ya soal kongres. Fokus kami sekarang adalah mendampingi Mas Hasto,” ucap Ronny.

Ronny bilang, partai tetap menghormati putusan pengadilan. Tapi soal banding, masih pikir-pikir.

“Kami sedang pelajari salinan putusan dulu,” katanya.

Baca juga : Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir Untuk Rakyat Miskin

Diketahui, meskipun dalam kondisi “pesakitan”, Hasto masih mendapat dukungan dari sejumlah elite PDIP. Nama-nama seperti Djarot, Ribka Tjiptaning, Adian Napitupulu, hingga Ganjar Pranowo setia mendampingi Hasto selama proses persidangan. Bahkan emak-emak loyalis partai ikut hadir dan mendoakan Hasto.

Meski jadwal kongres masih gelap, agenda internal partai terus jalan. Dalam waktu dekat, PDIP dikabarkan bakal menggelar Bimtek untuk seluruh anggota legislatif di Bali. Agenda ini disebut-sebut sebagai pemanasan menjelang kongres.

Kenapa PDIP begitu misteri menggelar kongres? Menurut Direktur Trias Politika Strategis Agung Baskoro, kasus yang menimpa Hasto membuat PDIP begitu berhati-hati. Dia menyebut PDIP sedang memasuki masa transisi yang rawan, terutama karena posisi Hasto strategis secara elektoral.

Baca juga : Kejagung Panggil Lagi MRC Pekan Ini, Red Notice Disiapkan

“Hasto bukan sekadar Sekjen. Ia punya andil besar dalam hattrick kemenangan PDIP di Pemilu legislatif,” ujar Agung kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Menurutnya, PDIP tidak bisa asal tunjuk pengganti. Mereka harus mencari figur yang bukan cuma loyalis Mega, tapi juga bisa menjaga mesin partai tetap ngebut di medan politik 2029.

“Karena itu, kongres harus dirancang hati-hati, bukan sekadar formalitas, tapi panggung untuk menunjukkan bahwa PDIP tetap solid meski diguncang badai,” jelasnya.

Baca juga : Kader PAN Jateng Turun Ke Desa-desa

Senada, pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai tak ada urgensi ekstrem bagi PDIP untuk buru-buru kongres. Apalagi jika hanya untuk mengukuhkan Megawati sebagai ketua umum lagi.

“Secara prinsip, PDIP saat ini masih cukup stabil. Tidak ada faktor genting yang memaksa kongres harus digelar sekarang juga,” ujar Adi.

Dua hal inilah, yakni soliditas partai dan arah yang sudah jelas, membuat PDIP terlihat santai soal kongres. “Mereka mungkin sedang menunggu momen yang paling pas,” tutup Adi. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.