Dark/Light Mode

Masa Jabatan Berakhir, Golkar Sulsel Tunggu Keputusan Dari DPP

Rabu, 19 November 2025 06:40 WIB
Sekretaris DPD Golkar Sulsel, Marzuki Wadeng. (Foto: Dok. Golkarpedia)
Sekretaris DPD Golkar Sulsel, Marzuki Wadeng. (Foto: Dok. Golkarpedia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masa jabatan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2020-2025, berakhir hari ini. Mereka menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar tentang Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sulsel, agar tidak terjadi kekosongan kepengurusan.

Sekretaris DPD Golkar Sulsel, Marzuki Wadeng menegaskan, struktur kepengurusan partai di daerah tidak boleh kosong. Namun, jelang berakhirnya masa kepengurusan DPD Golkar Sulsel, pihaknya belum menerima Surat Keputusan (SK) tentang perpanjangan masa jabatan maupun Plt Ketua Golkar Sulsel dari DPP. 

“(Sampai saat ini) belum ada. Tapi, Tidak boleh ada kekosongan (kepengurusan DPD Golkar Sulsel),” ujar Marzuki kepada wartawan, Selasa (18/11/2025). 

Dia mengungkapkan, DPP Golkar telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2025, yang menegaskan tidak adanya perpanjangan masa bakti kepengurusan. Namun, keputusan itu masih memiliki ruang atau pengecualian tentang adanya diskresi dari DPP. 

“Surat itu menegaskan, tidak boleh ada perpanjangan masa bakti kepengurusan, kecuali DPP menentukan lain. Artinya, DPP bisa mengeluarkan perpanjangan masa bakti kepengurusan jika memang diperlukan,” terangnya. 

Baca juga : BSN Melesat Jadi Bank Syariah Kedua Terbesar

Lebih lanjut, Marzuki menjelaskan, perpanjangan masa kepengurusan diberlakukan hingga pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Namun begitu, dia mengaku tak mau berspekulasi tentang keputusan yang akan diambil DPP Golkar. 

“Prinsipnya, keputusan final berada di tangan DPP. DPP bisa memperpanjang atau mengambil keputusan lain,” tandasnya. 

Sebelumnya, Politisi senior Golkar, AM Nurdin Halid mengatakan, Ketua Umum Golkar memiliki dua opsi dalam menyikapi berakhirnya masa jabatan kepengurusan DPD Sulsel. Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ ART) Golkar, urai dia, ketua umum bisa menunjuk Plt Ketua DPD Sulsel atau memperpanjang masa jabatan periode pengurus. 

“Plt Ketua DPD Sulsel diisi oleh pengurus satu tingkat di atas. Artinya, calon Plt Ketua DPD Sulsel harus berasal dari unsur pengurus DPP Golkar,” ujar NH, sapaan AM Nurdin Halid kepada wartawan di Makassar, Sulsel, Jumat (14/11/2025). 

Lebih lanjut, anggota Fraksi Golkar di DPR itu menyodorkan, nama Idrus Marham sebagai salah satu bakal calon Plt Ketua DPD Golkar Sulsel. Menurut dia, ketokohan dan kepemimpinan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar itu, layak menjadi pertimbangan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia. 

Baca juga : Produk UMKM Diminati Pembeli Mancanegara

“Idealnya, Plt Ketua DPD Sulawesi Selatan orang sini. Dia paham anatomi Sulawesi Selatan, sehingga bisa langsung konsolidasi. Salah satu orang Sulawesi Selatan yang jadi pengurus DPP, saudara Idrus Marham selaku Wakil Ketua Umum,” tuturnya. 

Wakil Ketua Komisi VI DPR itu menilai, DPP Golkar harus segera menunjuk Plt Ketua DPD Sulsel, agar tidak terjadi kekosongan jabatan setelah masa jabatan Taufan Pawe berakhir. Namun begitu, dia mengaku menyerahkan keputusan itu kepada Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia. 

“Penunjukan Plt Ketua DPD Sulawesi Selatan merupakan kewenangan penuh Ketua Umum Golkar,” imbuhnya. 

Lebih lanjut, NH berharap, Musda Golkar Sulsel melahirkan pemimpin terbaik, agar bisa mengembalikan Sulsel sebagai lumbung suara Partai Beringin. Pada Pemilu 2024 lalu, Golkar kalah dari NasDem, meraih sebanyak 14 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, sementara NasDem menguasai 17 kursi Dewan. 

“Siapapun yang nanti terpilih Ketua DPD Golkar Sulawesi Selatan, semua kader harus kompak. Menurut pengamatan saya, ada tiga nama yang berpotensi menjadi Ketua DPD Golkar Sulawesi Selatan, yakni Taufan Pawe, Ilham Arief Sirajuddin, dan Andi Ina Kartika Sari,” terangnya. 

Baca juga : Pansus Minta Pemprov Kebut Digitalisasi Parkir

Sementara, Ketua DPD Golkar Sulsel, Taufan Pawe, memilih irit bicara terkait pelaksanaan Musda. Dia memastikan, Musda akan terlaksana. “Soal Musda, biarlah mengalir dengan sendirinya,” elaknya. 

Sebagai informasi, sejumlah kandidat bakal calon Ketua DPD Golkar Sulsel sudah menyatakan akan maju pada Musda mendatang. Di antaranya, calon petahana yang juga anggota Komisi II DPR, Taufan Pawe; Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin; dan mantan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.