Dark/Light Mode

Sudah Pegang KTA, Dua Politisi Senior Masuk Gerindra Kalimantan Timur

Selasa, 25 November 2025 06:40 WIB
Ketua DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji.  (Foto: Instagram/senoaji.official)
Ketua DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji.  (Foto: Instagram/senoaji.official)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat tambahan dua 'amunisi' baru. Dua politisi senior Kaltim, yakni Aulia Rahman Basri dan Madri Pani, resmi bergabung dan mengantongi Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra Kaltim, Minggu (23/11/2025).

Ketua DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji mengumumkan kehadiran dua kader baru dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerindra Kaltim di Samarinda, Minggu (23/11/2025). Dia juga mengesahkan keanggotaan Aulia Rahman Basri dan Madri Pani di forum tersebut. 

Sebelumnya, Aulia Rahman Basri merupakan politisi PDI Perjuangan, dan saat ini menjabat sebagai Bupati Kutai Kartanegara (Kukar). Sementara, Madri Pani adalah mantan politisi Partai NasDem. 

"Selamat datang dan selamat bergabung. Kami membuka pintu selebar-lebarnya. Saya harap, dengan perahu baru ini, Bapak Aulia Basri dan Madri Pani, bisa lebih berkembang," kata Seno. 

Baca juga : Menperin Tancap Gas Cetak SDM Go Digital

Dia menuturkan, keinginan Aulia untuk bergabung disampaikan sejak awal dirinya dilantik sebagai anggota legislatif. Kemudian, Seno meminta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) atau pengurus tingkat kabupaten/kota, untuk menindaklanjuti proses administrasi hingga Aulia resmi mengantongi KTA Gerindra. 

"Sejak beliau (Aulia Rahman Basri) terpilih (Bupati Kukar), sejak dilantik, beliau menyampaikan ingin bergabung dengan kami. Akhirnya, beliau memiliki KTA Gerindra, dan sudah kita resmikan. Ke depan, beliau akan tercatat di Surat Keputusan (SK)," jelasnya. 

Lebih lanjut, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim itu menuturkan, Rakerda tersebut menjadi momentum konsolidasi pertama Gerindra Kaltim, setelah rangkaian kemenangan di tingkat nasional dan daerah. 

"Ketua Umum Partai Gerindra Bapak Prabowo Subianto telah memberi pedoman utama bagi partai untuk memperkuat kerjakerja politik di daerah, khususnya dalam mengawal programprogram prioritas Pemerintah Pusat," imbuhnya. 

Baca juga : Agar Penumpang KRL Tak Tidur Di Stasiun, KAI Diminta Tambah Fasilitas Istirahat

Seno menegaskan, Gerindra Kaltim juga akan terus melahirkan kader-kader yang siap maju sebagai kepala daerah pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. “Target kita jelas, harus ada kader Gerindra yang duduk sebagai bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota, maupun anggota DPR di semua level,” tandasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi menyambut hangat hadirnya sejumlah wajah baru, termasuk tokoh dan kader yang sebelumnya berasal dari partai politik lain. 

Menurutnya, hal itu menandakan bahwa Gerindra semakin dipercaya sebagai “rumah besar” politik bagi mereka yang ingin berkontribusi bagi daerah dan negara. Sebagai organisasi sayap yang menaungi kader-kader muda Gerindra, Tidar Kaltim melihat dinamika itu sebagai energi positif. 

"Regenerasi dan penambahan kekuatan baru merupakan proses alamiah dalam organisasi modern. Terpenting, bagaimana semua kader, baik lama maupun baru, bisa berkolaborasi, saling menghormati, dan bekerja dalam satu visi besar untuk kemajuan Kaltim," ujarnya. 

Baca juga : Kini Tak Ada Lagi Pohon Palem Di Pondok Indah

Sementara, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri masih malumalu mengakui kabar dirinya telah bergabung ke Partai Gerindra. Dia menuturkan, semua langkah politik yang ditempuh harus bermuara pada kepentingan pembangunan daerah. 

"Intinya, apa pun yang kami lakukan hari ini, kami ingin memberikan kesempatan pembangunan yang terbaik untuk Kabupaten Kukar. Semua yang membawa pembangunan yang lebih baik untuk Kukar, itu menjadi arah tujuan kami," ucapnya. 

Senada, mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau yang juga mantan petinggi Partai NasDem, Madri Pani mengakui, dirinya sudah bergabung dengan Gerindra. Dia pun memastikan telah mundur dari NasDem, atas kesadaran pribadi. 

"Ini keputusan sulit. NasDem partai besar dengan banyak kader hebat. Saya bersyukur pernah bergabung," ujarnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.