Dark/Light Mode

Menangkan Pemilu 2029, Bahlil Dorong Kader Golkar Melek Digital

Selasa, 2 Desember 2025 16:14 WIB
Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Foto: Golkar
Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Foto: Golkar

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menegaskan, pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Lampung bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju target politik besar pada Pemilu 2029.

Hal tersebut disampaikan Bahlil dalam sambutan dan arahan resminya pada acara pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Lampung yang digelar di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu, (30/11/2025).

Menurutnya, pelantikan ini merupakan titik awal untuk memperkuat konsolidasi, soliditas, serta kesiapan seluruh elemen partai dalam menghadapi perubahan pola kampanye yang kini semakin berbasis digital.

Baca juga : Hadiri Parlemen Pelajar IPM Banten, DPR Dorong Kesadaran Hukum Dan HAM

“Pelantikan bukan akhir dari proses konsolidasi, tetapi awal dari proses menuju tujuan besar, yaitu Pemilu 2029,” tegas Bahlil.

Bahlil juga menyoroti perubahan signifikan dalam strategi pemenangan politik. Meski konsolidasi konvensional tetap dibutuhkan, ia menekankan bahwa kampanye era digital menuntut kreativitas, komunikasi yang lebih terbuka, serta kemampuan membaca karakter pemilih.

“Jumlah pemilih pada 2029 yang berusia 17 sampai 50 tahun mencapai 73 persen. Ini era digital. Konsolidasi harus habis-habisan dan menyesuaikan dengan pola baru,” ujarnya.

Baca juga : Penghargaan Bagi Ibunda Bayu Satria Dorong Penguatan Gerakan Inklusi Nasional

Dalam arahannya, Bahlil kembali menegaskan sejarah panjang kelahiran Partai Golkar sebagai partai yang inklusif, bukan eksklusif. Ia menjelaskan bahwa Golkar lahir dari 97 organisasi kemasyarakatan, mulai dari kelompok petani, nelayan, TNI, Polri, organisasi mahasiswa, hingga organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah.

“Golkar lahir untuk mempertahankan ideologi Pancasila dari ancaman ideologi lain. Golkar milik rakyat Indonesia, bukan milik satu keluarga atau satu kelompok,” tegasnya.

Bahlil menyebut bahwa akar sejarah tersebut merupakan modal besar bagi Golkar untuk terus menjaga keterbukaan, keberagaman, dan kedekatan dengan rakyat.

Baca juga : Pelindungan Konsumen Digital Wajib Diperkuat, BI Dorong Kolaborasi Global

Ia juga mengingatkan bahwa Golkar adalah partai yang sarat pengalaman, baik dalam memenangkan Pemilu maupun memimpin Pemerintahan.

“32 tahun negara ini dipimpin Golkar, dengan segala plus minusnya. Itu bukti pengalaman panjang kita dalam membangun bangsa,” kata Bahlil.

Menutup sambutannya, Bahlil menyampaikan keyakinan bahwa dengan komposisi kepengurusan baru yang solid, Partai Golkar Lampung mampu meraih target besar pada Pemilu 2029 mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.