Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hanura Ubah Logo Jadi Singa, Rocky Gerung: Mental Kader Harus Berubah
Sabtu, 2 Mei 2026 17:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung berharap perubahan logo Partai Hanura menjadi Singa dapat mengubah karakter dan budaya politik di internal partai.
Menurut Gerung, singa selama ini dikenal sebagai Raja Hutan yang merepresentasikan kekuatan di suatu wilayah. Filosofi singa dapat dimaknai sebagai harapan agar negara maupun organisasi politik mampu menciptakan stabilitas dan perlindungan.
"Kalau singa disebut sebagai raja hutan, itu artinya wilayahnya aman. Maka simbol ini memberi pesan ada kemampuan menjaga dan melindungi," kata Gerung saat memberikan materi Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota DPRD Hanura se-Indonesia di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (2/4/2026).
Baca juga : Ogah Hanura Dihina, OSO Tantang Kader DPRD Berani Bela Rakyat
Gerung menekankan singa merupakan hewan sosial yang hidup berkelompok dan saling menjaga satu sama lain. Karakter ini, menurutnya, relevan untuk diterapkan dalam kehidupan partai politik. Terlebih, dalam membangun solidaritas antar kader.
"Singa itu kucing besar yang hidup bersama. Artinya, menjadi singa adalah membantu dan melindungi sesama. Ini harus menjadi watak dasar kader," pesan Gerung.
Rocky juga menyinggung aspek ilmiah dari simbol singa. Ia menyebut dalam klasifikasi biologi, singa dikenal dengan nama latin Panthera Leo.
Baca juga : Ubah Rob Jadi Peluang, Demak Didorong Jadi Pusat Ekonomi Pesisir
"Leo artinya singa, Panthera adalah Genus Proximum. Jadi, ketika partai ini memutuskan untuk mengubah logonya, dengan sendirinya mentalnya juga harus mengubahnya," tegas Gerung.
Kendati demikian, Rocky mengingatkan perubahan logo harus diiringi dengan perubahan mentalitas di tubuh partai. Ia menilai, tanpa adanya kepercayaan dan keyakinan antar anggota, partai akan sulit berkembang.
"Tidak mungkin partai tumbuh kalau di dalamnya justru saling mengintai. Kader mengintai kader, DPP mengintai DPD, DPD mengintai DPC. Itu harus diubah menjadi saling percaya dan saling menguatkan," pungkas Gerung.
Baca juga : DPP Sahkan Kepengurusan Baru, PPP Jatim Tancap Gas Perkuat Kaderisasi
Diketahui, Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku partainya telah mengubah logo menjadi Singa. Keputusan mengubah logo merupakan hasil dari kesepakatan dalam Rapat Kerja Nasional Hanura di Bandung pada Desember 2025 lalu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya