Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sari Yuliati Siap Bertarung di Mubes Kosgoro 1957, Fokus Kaderisasi-Konsolidasi
Sabtu, 30 Mei 2026 11:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Persaingan menuju Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957 mulai menghangat. Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai Golkar, Sari Yuliati, resmi mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957.
Sari Yuliati mengusung agenda penguatan kaderisasi dan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Pengambilan formulir dilakukan melalui tim perwakilan Sari Yuliati yang terdiri atas Muhammad Balya, Paul Hutajulu, dan Zainul Miftah.
Langkah tersebut menandai keseriusan Sari Yuliati untuk bertarung dalam pemilihan Ketua Umum Kosgoro 1957, salah satu organisasi pendiri Partai Golkar.
Tim Perwakilan Sari Yuliati, Muhammad Balya, mengatakan proses pencalonan telah dikomunikasikan secara intensif dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
“Hari ini kami mewakili Ibu Sari Yuliati mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957. Ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Musyawarah Besar Kosgoro,” kata Balya kepada wartawan, Sabtu (30/5/2026).
Baca juga : Dave Laksono Silaturahmi dengan Sesepuh Kosgoro 1957, Bahas Soal Mubes
Balya menjelaskan, Sari Yuliati maju dengan visi memperkuat kapasitas organisasi Kosgoro 1957 agar semakin solid dan mampu mencetak kader-kader potensial bagi Partai Golkar.
Menurutnya, terdapat dua agenda utama yang akan menjadi fokus kepemimpinan Sari apabila terpilih sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957.
Pertama, penguatan kaderisasi organisasi untuk melahirkan kader-kader berkualitas yang dapat berkontribusi bagi Partai Golkar di masa depan.
“Visinya tentu meningkatkan kapasitas organisasi Kosgoro agar lebih baik ke depan. Salah satunya mempersiapkan kader-kader potensial yang nantinya bisa menjadi bagian dari kader potensial Partai Golkar,” ungkapnya.
Selain kaderisasi, konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah juga menjadi prioritas penting.
Balya menilai, penguatan struktur organisasi sampai tingkat kabupaten, kota, bahkan kecamatan akan menjadi modal strategis bagi Kosgoro sekaligus mendukung penguatan Partai Golkar.
Baca juga : Uilliam Barros Fokus Hadapi Persis Solo
“Konsolidasi organisasi yang selama ini sudah berjalan baik akan lebih diintensifkan lagi sampai tingkat kabupaten, kota, bahkan kecamatan. Ini menjadi bagian dari strategi memperkuat organisasi dan mendukung perolehan suara Partai Golkar ke depan,” bebernya.
Balya menambahkan, seluruh persyaratan administrasi pencalonan telah dipersiapkan jauh hari oleh tim pendukung.
Selain itu, dukungan dari berbagai daerah juga terus mengalir menjelang pelaksanaan Mubes.
Menurutnya, hingga saat ini Sari Yuliati telah mengantongi dukungan dari 34 Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 serta empat badan dan lembaga di lingkungan organisasi tersebut.
“Dukungan ini menjadi modal penting untuk membawa semangat pembaruan dan penguatan organisasi Kosgoro 1957 ke depan,” tegas Balya.
Balya juga menegaskan, pencalonan Sari Yuliati tetap berada dalam koridor koordinasi dengan Partai Golkar.
Baca juga : Dony Oskaria: BP BUMN Fokus Percepat Transformasi Dan Konsolidasi
Hal itu dinilai penting mengingat posisi Sari sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar dan Kosgoro 1957 sebagai salah satu organisasi pendiri partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Tentunya Ibu Sari selalu berkoordinasi dengan Ketua Umum Partai Golkar terkait Mubes Kosgoro maupun pencalonannya sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957,” ucapnya.
Saat ditanya mengenai dukungan langsung dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Balya tidak menjawab secara tegas. Namun, ia memastikan komunikasi antara Sari Yuliati dan Bahlil berlangsung intensif.
“Yang jelas beliau terus berkoordinasi dengan Ketua Umum Partai Golkar. Dan hari ini beliau mengambil formulir, artinya tidak ada persoalan,” jawabnya.
Balya berharap, seluruh rangkaian Musyawarah Besar Kosgoro 1957 dapat berlangsung lancar serta tetap menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan persatuan organisasi.
“Kontestasi adalah hal yang biasa, tetapi yang terpenting organisasi tetap solid dan menjaga kebersamaan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya