Dark/Light Mode

Kantongi Diskresi Ketua Umum, IAS Pimpin Golkar Sulsel?

Kamis, 25 Juni 2026 06:45 WIB
Ilham Arief Sirajuddin. (Foto: Instagram/acho145)
Ilham Arief Sirajuddin. (Foto: Instagram/acho145)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peta persaingan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai menemukan titik terang. Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), disebut telah mengantongi diskresi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Sulsel.

Foto kedatangan IAS ke kediaman Bahlil di Jakarta, Selasa (23/6/2026), beredar luas di media sosial. Dalam pertemuan itu, IAS didampingi sejumlah elite Partai Beringin, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said. 

Dikonfirmasi terpisah, Muhidin mengakui, IAS telah mengantongi surat sakti atau diskresi untuk maju sebagai calon Ketua Golkar DPD Sulsel. “Iya, kayaknya begitu (sudah kantongi SK diskresi),” ujarnya, Rabu (24/6/2026). 

Namun, Muhidin belum memastikan secara tegas, apakah seluruh proses tersebut sudah bersifat final. Menurutnya, jadwal pelaksanaan Musda Golkar Sulsel masih dalam proses pembahasan dan koordinasi dengan DPP. 

Baca juga : Baleg Targetkan RUU PFII Rampung Dalam 3 Bulan

Anggota Fraksi Partai Golkar di DPR itu menjelaskan, hingga saat ini belum ada keputusan final terkait waktu pelaksanaan Musda. Sebab, ungkap dia, masih terdapat sejumlah hal yang perlu disesuaikan, mulai dari agenda pimpinan pusat hingga kesiapan teknis pelaksanaan. “Sementara, kita atur dulu jadwalnya (Musda Golkar Sulsel),” imbuhnya. 

Muhidin menambahkan, pihaknya juga masih mematangkan pertimbangan sejumlah aspek, seperti lokasi pelaksanaan Musda di Kota Makassar. Menurut dia, penentuan tempat tak bisa dilakukan secara terburu-buru, atau masih melakukan penyesuaian dengan ketersediaan lokasi yang dinilai representatif. 

“Tempat harus kita konfirmasi juga kan. Tidak bisa sembarang juga tempat, harus cari lokasi yang kosong, di mana bagusnya,” jelasnya. 

Terpisah, Wakil Ketua DPD II Golkar Kabupaten Maros, Danial Sattar mengatakan, dukungan terhadap Munafri Arifuddin, sebagai bakal calon Ketua DPD Golkar Sulsel, tidak berubah. Dia menegaskan, dukungan terhadap Appi, sapaan Munafri Arifuddi, masih merujuk pada konsolidasi DPD II Golkar atau pengurus tingkat kabupaten dan kota di Kabupaten Soppeng. “Masih sama dengan 21 DPD II, merujuk ke Pak Appi,” ucapnya. 

Baca juga : Pemerintah Siapkan Dana Stimulus Dan Genjot Investasi

Danial menjelaskan, sosok pemimpin Golkar biasanya memiliki basis kekuasaan atau posisi politik yang kuat. Saat ini, lanjut dia, Appi menjabat sebagai Wali Kota Makassar, sehingga memiliki kapasitas untuk memimpin Golkar Sulsel. 

Selain itu, tambah Danial, Appi juga memiliki sejumlah prestasi saat memimpin DPD Golkar Makasar. Menurut dia, Appi sukses menambah jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 lalu. 

“Kalau berkaca dari situ, cocok kalau Appi dinilai mampu mencetak prestasi. Beliau adalah kader yang tidak pernah keluar masuk, dan bisa membesarkan Partai Golkar,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Danial mengatakan, terjadinya dinamika jelang pelaksanaan Musda DPD Golkar merupakan hal wajar. Dia meyakini, seluruh jajaran DPD Golkar akan kembali solid setelah mekanisme internal itu usai. 

Baca juga : Danantara: DSI Fokus Cegah Transfer Pricing dan Under Invoicing, Bukan Ambil Alih Ekspor

“Panas sebelum Musda, itu biasa. Setelah ada keputusan dari DPP, semua akan reda. Pada akhirnya, siapa yang disetujui DPP, itulah yang jadi ketua,” tandasnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.