Dark/Light Mode

Lantik Pengurus Baru

PAN Maluku Ajak Seluruh Kader Bersatu Bantu Rakyat

Jumat, 4 September 2026 06:45 WIB
Ketua DPW PAN Maluku, Widya Pratiwi mengibarkan bendera saat pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Maluku di Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu (2/9/2026). (Foto: Instagram/widyamuradismail)
Ketua DPW PAN Maluku, Widya Pratiwi mengibarkan bendera saat pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Maluku di Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu (2/9/2026). (Foto: Instagram/widyamuradismail)

 Sebelumnya 
Widya juga meminta pengurus PAN yang baru dilantik memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat paling bawah. Dia menegaskan, PAN harus membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam pembangunan Provinsi Maluku.

Widya menyebut, kaum muda, perempuan, tokoh masyarakat, profesional, akademisi, pelaku usaha, petani, nelayan, serta berbagai kelompok masyarakat lainnya, sebagai elemen penting yang perlu dirangkul.

“Partai Amanat Nasional merupakan rumah bersama. Rumah bagi mereka yang ingin berbuat baik untuk Maluku. Rumah bagi mereka yang ingin bekerja, bukan sekadar berbicara. Rumah bagi mereka yang ingin memperjuangkan kepentingan rakyat,” tuturnya.

Baca juga : Satgas PASTI Sikat 2 Platform Kripto Ilegal

Widya menambahkan, perbedaan latar belakang, daerah asal, maupun pandangan, tak boleh menjadi penghalang bagi kader untuk bekerja bersama demi kepentingan masyarakat.

“Kita boleh berbeda latar belakang, berbeda daerah, dan berbeda pandangan, tapi kita memiliki satu rumah besar, yaitu PAN Maluku,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Zulkifli Hasan mengingatkan, kompetisi politik merupakan hal yang wajar, tapi persatuan sebagai sesama anak bangsa harus tetap dijaga.

Baca juga : Warga Harus Waspada, Selalu Cek Listrik Rumah

“Partai politik lain bukan lawan, tapi mitra kita. Tidak layak kalau kita bermusuhan. Kalau kompetisi, iya. Namanya amar ma’ruf nahi mungkar,” ujarnya.

Zulkifli menerangkan, setiap partai memiliki visi, platform dan strategi perjuangan masing-masing. Namun begitu, perbedaan pilihan politik tak boleh membuat masyarakat terpecah belah.

“Jangan gara-gara beda partai terus kita pecah belah. Malu kita pada para pendiri republik ini. Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air,” tegasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.