Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Bulan Bintang (PBB) rupanya geregetan dengan pemberitaan perpecahan Partai Amanat Nasional (PAN). Pasalnya, semakin banyak partai Islam terpecah.
Baca juga : Enggar Kirim Bantuan APD, Bupati Anas: Akan Kami Berikan Ke Petugas Kesehatan
Ketua DPP Pemenangan Pemilu Partai Bulan Bintang (PBB) Randy Bagasyudha mengatakan, pecahnya parpol Islam berakibat semakin menggerus kepercayaan publik terhadap seluruh partai berbasis Islam. “Nggak ribut saja kita partai Islam kalah, kita sarankan PAN saatnya islah,” ujar Randy kepada Rakyat Merdeka.
Baca juga : Penyerapan Ayam Ras Peternak Mandiri Capai 14,90 Persen
Pernyataan itu menyikapi PAN yang saat ini sedang ramai wacana partai sempalan yakni PAN Reformasi. Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih dahulu pecah. Pentolan PKS Anis Matta dan Fahri Hamzah mendirikan Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia.
Baca juga : DPR Sesalkan Pemotongan Anggaran Di Lingkup Kementan
Randy mengamini, berjuang secara konsisten menggunakan perahu partai Islam cukup berat. Serangan politik datang tidak hanya dari eksternal, juga internal partai. Namun, jika setiap partai Islam akhirnya berujung perpecahan, maka yang paling dirugikan adalah umat Muslim. Peristiwa ini, menurut Randy, secara global semakin membuat terpuruk partai berbasis Islam di kancah politik nasional. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya