Dark/Light Mode

Adanya Laporan Ke Bawaslu Usai Debat

Kiai Maruf: Dewasalah Menyikapi Debat

Selasa, 19 Februari 2019 14:31 WIB
KH Maruf Amin (tengah) saat mengunjungi Ponpes Tanara di Serang, Banten, Selasa, (19/2). (Foto: Istimewa).
KH Maruf Amin (tengah) saat mengunjungi Ponpes Tanara di Serang, Banten, Selasa, (19/2). (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Calon wakil presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin, menyayangkan laporan-laporan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) usai debat pemilihan presiden. Menurut Kiai Ma'ruf, aduan-aduan itu tak seharusnya dibuat. "Sebenarnya kalau kita dewasa itu tidak perlu dilapor-laporkanlah," ujar Ma'ruf di kediamannya, Serang, Banten, Selasa, (19/2).

Proses debat sebaiknya dihormati sebagai salah satu medium kampanye. Di dalamnya terdapat visi, misi, gagasan atau bahkan konfrontir. Kiai Ma'ruf menilai wajar corak warna dalam debat tersebut. Sebaiknya, silang pendapat menjadi pembelajaran politik dan kematangan berpikir bagi masyarakat Indonesia. "Kalau sedikit-sedikit dilaporkan ini bagaimana nanti? Debat dilaporkan, debat lagi dilaporkan lagi, ya enggak jalan-jalan," sebut Kiai Ma'ruf.

Baca juga : Kiai Maruf Dimaklumi MUI

Meski demikian, ia tak ingin menghakimi salah atau benar laporan terkait debat. Kewenangan itu terletak di Bawaslu. Jika ada yang menilai hal itu masuk tindak pidana, bisa juga melapor ke kepolisian.

"Saya kira enggak ada masalah, orang melaporkan boleh saja," tambahnya. Sikap Kiai Ma'ruf juga sama ketika ditanya mengenai laporan kompetitor tentang perseteruan di lokasi debat. Meski Kiai Ma'ruf tak tahu soal pertengkaran antara tim sukses pasangan calon nomor urut 01 dan 02, ia menyerahkan hal itu pada Bawaslu.

Baca juga : Biadab, Kiai Maruf Dipakein Topi Santa

"Tapi artinya ada salurannya lah, kalau ada yang tidak puas, mungkin karena ada perlakuan (yang kurang pantas), ada yang berwenang (menindaklanjuti)," tandas Kiai Ma'ruf. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.