Dark/Light Mode

Makan-makan Di Tengah Pandemi

Sekjen Koalisi Rapatkan Barisan Membela Jokowi

Jumat, 25 Juni 2021 08:21 WIB
Suasana pertemuan para sekjen parpol koalisi pemerintah. (Foto: Instagram/rajaantoni)
Suasana pertemuan para sekjen parpol koalisi pemerintah. (Foto: Instagram/rajaantoni)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah pandemi sedang merajalela, para sekjen partai koalisi pemerintah menggelar pertemuan dan makan-makan, Rabu malam (23/6). Ada banyak hal penting yang mereka bahas. Salah satunya, merapatkan barisan membela Presiden Jokowi.

Acara makan-makan para sekjen partai koalisi ini, pertama kali diketahui dari unggahan Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni di akun Instagramnya, @rajaantoni, Rabu (23/6) malam. Pertemuan ini kemudian diketahui digelar di Plataran Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Saat itu, Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate bertindak sebagai tuan rumah.

Para sekjen mulai berdatangan ke lokasi sejak pukul 5 sore. Yang duluan datang, sempat ngopi-ngopi dulu di pekarangan restoran. Sesekali suara ketawa pecah di antara obrolan para elite partai ini.

Yang hadir tidak cuma sekjen aktif, tapi juga mantan sekjen yang ketika Pilpres 2019 sama-sama menjabat sebagai sekjen dan memperkuat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Mereka adalah eks Sekjen PPP Arsul Sani yang kini jadi Wakil Ketua Umum PPP. Lalu, eks Sekjen PSI Raja Juli Antoni yang kini jadi Sekretaris Dewan Pembina. Ada juga eks Sekjen PKB Hanif Dhakiri. Dari PKB, sekjen sekarang, yaitu Hasanuddin Wahid juga hadir. Begitu pun PPP, yang posisi sekjennya saat ini dipegang Arwani Thomafi.

Sekjen yang masih bertahan, seperti Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq juga tak ketinggalan. Hanya Sekjen dari Golkar dan Hanura saja yang absen.

Di meja makan, ada banyak sajian lezat, seperti sop iga, dendeng batokok, aneka jus, dan kopi. Menariknya, ada satu buku karangan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono yang tergeletak di antara makanan itu. Judulnya: SPY SI.

Pertemuan tangan kanan para pembesar partai itu, cukup lama. Diketahui baru bubar sekitar pukul 8 malam. "Tidak ada pembicaraan serius. Reuni ringan dan makan malam berjamaah," tulis Raja Juli, di unggahannya.
 Selanjutnya