Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pemasangan Baliho Puan Maharani Dikritik
Banteng Pilih Tutup Kuping
Rabu, 11 Agustus 2021 07:10 WIB
Sebelumnya
Politisi jebolan Universitas Indonesia (UI) itu juga menegaskan, partainya tidak ambil pusing dengan elektabilitas dan calon presiden di Pemilu 2024. Pasalnya, urusan tiket partai, semua kader pasti patuh dan tegak lurus dengan arahan Ketum PDIP.
Sementara pengamat politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mengkritik pemasangan baliho para pimpinan partai politik. Tidak hanya Puan, gambar-gambar Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskadar alias Cak Imin juga bertebaran di daerah-daerah. Kebetulan, mereka saat ini merupakan pentolan DPR.
Baca juga : Di Tengah Pandemi, Masyarakat Butuhnya Aksi Konkret Dong, Bos
“Catatan kinerja yang tak memadai dari pimpinan DPR tersebut nampaknya akan semakin buruk ketika sejak awal mereka sudah mulai sibuk dengan urusan politik sendiri-sendiri,” tegasnya.
Namun Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Daniel Johan menegaskan, pemasangan baliho Cak Imin di sudut pelosok tanah air, murni dari para simpatisan dan kader PKB. Anggota Komisi IV DPR ini membantah, kalau Cak Imin tak punya kepekaan terhadap penderitaan rakyat hanya karena memasang baliho.
Baca juga : Curi Perhiasan Mayat, 2 Gadis Ditangkap Polisi
Kalaupun ada perintah memasang baliho Cak Imin di daerah, itu hanya terkait agenda partai. Misalnya, dalam rangka memperingati harlah atau HUT PKB. “Kalau ini rutin setiap tahun,” kelitnya. [BSH/REN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya