Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Baru-baru ini, lembaga survei Indo Barometer menyebut Erick Thohir menjadi kandidat paling potensial di bursa calon wakil presiden (cawapres) Pemilu 2024.
Erick dinilai publik menjadi kandidat kuat karena sukses memimpin pembenahan perusahaan-perusahaan di BUMN.
Andri Ngaserin Head of Research Jarvis Asset Management menyebut survei Indo Barometer merujuk pada prestasi Erick dalam pembenahan perusahaan BUMN.
Baca juga : Erick Thohir Paling Dijagokan Jadi Cawapres, Ini Deretan Alasannya...
Sejak Kementrian BUMN dipimpin Menteri Erick, sudah banyak perusahaan milik negara yang sudah menunjukkan perbaikan kinerja keuangan. Sebagai Menteri BUMN, Erick sering turun ke lapangan.
Andri memberikan contoh seperti BUMN karya yang diminta membangun infrastruktur banyak. Namun Menteri BUMN sebelumnya tak memikirkan bagaimana BUMN konstruksi itu mendapatkan pendanaan.
Sehingga banyak kebijakan yang tidak singkron dan membuat kinerja BUMN konstruksi mengalami tekanan.
Baca juga : Piala Dunia U-20, Erick Thohir: Stadion GBT Bisa Saingi GBK
Di era kepemimpinan Erick, ia memikirkan bagaimana BUMN karya tersebut mendapatkan dana untuk pembangunan infrastruktur. Andri menilai Menteri Erick dapat melakukan perbaikan yang cukup cepat selain karena ia berasal dari kalangan bisnis, dia juga turun langsung ke lapangan. Sehingga tahu kondisi sebenarnya.
“Ketika Erick menjadi Meneg BUMN, ia melakukan pembenahan menyeluruh. Ia membawa beberapa profesional untuk masuk menjadi direksi, atau komisaris atau staf khusus di perusahaan BUMN. Cara Menteri Ercik tersebut merupakan terobosan untuk menyeimbangankan antara kebutuhan sektor swasta dengan birokrat. Sehingga Menteri Erick bisa membawa transformasi BUMN menjadi lebih maju dan cepat,” kata Andri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/3).
Bersama dengan Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Menteri Erick dinilai Andri berhasil membenahi bank plat merah dengan mengurangi tumpeng tindih kredit dan menekan pemberian kridit fiktif.
Baca juga : Prabowo Disebut Cocok Jadi Cawapres Ganjar, Dasco: Itu Framing Konsultan Politik
Selain itu pembentukan beberapa holding perusahaan BUMN juga dinilai Andri efektif meningkatkan kinerja keuangan perusahaan milik negara tersebut.
“Contohnya pembentukan Holding BUMN ultra mikro. Dapat meningkatkan kinerja keuangan BRI, PNM dan Pegadaian. Sebab banyak infrastruktur dan sumberdaya mereka yang bisa disinergikan bersama untuk meningkatkan kinerja keuangannya. Sehingga secara umum kinerja keuangan perusahaan BUMN semakin sehat sejak dipimpin Erick,”papar Andri.
Selain itu terobosan yang dilakukan oleh Erick adalah menurut Andri adalah membuat BUMN tak semata-mata mengandalkan tambahan modal dari APBN. Jika BUMN terus mengandalkan APBN untuk penggembangan usahanya, maka akan membebani keuangan negara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya