Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Soal Cawapres Anies Baswedan
Demokrat Kasih Bocoran DNA-nya Bakalan Oposan
Sabtu, 13 Mei 2023 07:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) hingga kini belum menentukan siapa cawapres yang akan mendampingi capresnya Anies Baswedan. Meski begitu, Partai Demokrat meyakini, yang dipilih Anies nanti itu memiliki DNA oposisi terhadap Pemerintah saat ini.
“Figur yang sama dengan Mas Anies sebagai pemimpin perubahan. Bicara perubahan, salah satu kriteria utamanya bukan Jokowi’s Men atau orangnya Jokowi,” ujar Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Kamhar Lakumani kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Kamhar mengamini, KPP menyepakati Anies-lah yang akan menentukan siapa cawapres pendampingnya di pesta demokrasi mendatang. Meski begitu, Demokrat meyakini, wakil Anies nanti adalah representasi aspirasi perubahan dan perbaikan.
Baca juga : Pilih Cawapres Anies, PKS: Harus Ada Pertemuan Bos Parpol Koalisi Perubahan
Jadi, katanya, figur yang pas menjadi pendamping Anies adalah figur yang bisa berkontribusi secara elektoral untuk memberikan peluang terbesar kemenangan dan sekaligus menjadi representasi aspirasi perubahan dan perbaikan. “Tentu dalam penentuannya merujuk pada lima kriteria yang telah disepakati dan tercantum juga pada piagam kerjasama tiga partai,” sebutnya.
Dirincikan, kelima kriteria itu adalah. Pertama, berkontribusi dalam pemenangan, diwujudkan dengan tingkat elektabilitas yang tinggi dan tingkat kerentanan politik yang rendah. Kedua, berkontribusi dalam memperkuat dan menjaga stabilitas koalisi.
Ketiga, berkontribusi dalam pengelolaan pemerintahan yang efektif. Keempat, miliki visi yang sama dengan Anies sebagai capres. Terakhir, berkomitmen membangun kebersamaan sebagai dwi-tunggal. Seperti diketahui, piagam tersebut diumumkan tim kecil KPP pada Jumat (24/3) lalu.
Baca juga : Heikal Safar Ungkap Pesan Anies Baswedan Buat Relawan: Jangan Menjelekkan Lawan
“Lima kriteria tersebut merupakan hasil elaborasi dan telah melalui proses panjang yang dibahas secara bersama-sama oleh Mas Anies dan perwakilan tiga partai untuk kemudian sampai pada konklusi lima rukun yang mesti dipenuhi sebagai calon pendamping,” katanya.
Kamhar mengamini, posisi cawapres menjadi penting dalam meraih kemenangan di Pilpres 2024. Namun, prinsip dasar perubahan itu harus ada. Salah satuunya, bukanlah orangnya Jokowi. Ihwal ini, bukan berada di barisan Pemerintah seperti menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Sebelumnya, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, bakal cawapres Anies berasal dari internal koalisi. Dia sangat berharap, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-lah yang akan dipilih.
Baca juga : Kasih Masukan Soal Cawapres Anies, Luhut Masih Main Rahasia
“Cawapresnya doain aja ya, Demokrat sih mudah-mudahan AHY kan jelas. Apalagi kan Pak Anies sudah bilang dari internal koalisi kan,” ujar Syarief di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.
Sontak, pernyataan itu direspon rekan satu koalisi, yaitu Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali. Dia bilang, partainya tidak pernah membahas calon pendamping Anies haruslah berasal dari internal koalisi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya