Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Jokowi punya insting politik yang tajam yang tak dimiliki orang lain di Indonesia.
"Saya ingin menegaskan kembali, bahwa saya mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo. Beliau sukses mengalahkan saya dua kali. Harus diakui, insting politiknya cukup tajam," papar Prabowo dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-25 Partai Bulan Bintang (PBB) di Tangerang, Minggu (30/7).
"Nggak masalah, saya pernah dikalahkan. Yang penting, rakyat Indonesia yang menang," tandasnya.
Baca juga : PPP Yakin Capres Pilihan Jokowi Adalah Ganjar
Dengan sikap kenegarawanannya, Presiden Jokowi mengajak Prabowo untuk bersama-sama melayani bangsa dan rakyat Indonesia.
"Insting inilah yang mendorong saya, untuk bergabung demi masa depan rakyat Indonesia. Dalam perjalanan ini, saya semakin yakin, bahwa kita tidak boleh diadu domba lagi. Kita tidak boleh pecah belah lagi," papar Prabowo.
Mantan Danjen Kopassus itu menambahkan, berbeda adalah hal yang lumrah. Yang penting, di ujungnya, kita harus bersatu.
Baca juga : Soal Kesiapan Luhut Jadi Ketum Golkar, Jokowi Nggak Ngurusin Beringin
"Kita harus bekerja sama. Tidak ada jalan lain, saya di mana-mana bertekad bekerja demi kerukunan ," tutur Prabowo.
"Persaingan politik itu baik. Tapi, tidak boleh jadi permusuhan politik. Marilah kita belajar dari perkembangan negara-negara lain," kata Prabowo.
Dia yakin, Indonesia memiliki potensi dan kemampuan untuk menjadi negara yang makmur.
Baca juga : Sering Ditanya Cawapres Ganjar, Mega Bilang Sabar
Prabowo bilang, kekayaan Indonesia yang luar biasa ini sudah mampu dikendalikan oleh pemerintah Jokowi. Begitu pula kehidupan politik dan ekonomi bangsa.
"Karena itu, tidak boleh ada perbedaan politik sekarang. Demokrasi kita harus demokrasi yang khas Indonesia. Jangan ikut-ikut demokrasi bangsa lain, yang caci maki mengajurkan kebencian. Yang hanya mementingkan diri sendiri. Semua partai di Indonesia, isinya patriot-patriot baik," tegas Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya