Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Balapan Sowan Ke Ciganjur
Para Capres Berebut Restu Keluarga Gus Dur
Senin, 21 Agustus 2023 07:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Para Bakal Calon Presiden (Capres) belakangan ini balapan sowan ke kediaman istri KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Nyai Sinta Nuriyah, dan putrinya, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan.
Baik Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, maupun Anies Baswedan sudah bertemu. Rencananya, mereka dijadwalkan sowan secara khusus ke Ciganjur.
Baca juga : Ganjar Ungkap Kedekatan Dengan Yenny Wahid Dan Keluarga Gus Dur
Lantas, seberapa besar pengaruh keluarga Presiden Indonesia Keempat itu terhadap elektoral Capres? Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menyebut, para Capres ini berebut doa, syukur-syukur dukungan dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), khususnya segmen kelompok Gusdurian.
Dikatakan, NU itu banyak irisannya. NU gerbong KH. Yahya Cholil Staquf yakni struktural PBNU, NU gerbong Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakni para pemilih PKB, serta NU kultural yang salah satunya disimbolkan Gus Dur. Sekarang simbol itu menerus di keluarganya, yakni istri Gus Dur Sinta Nuriyah dan putrinya Yenny Wahid.
Baca juga : Gapasdap Bangun Kembali Masjid Di Cianjur Pasca Hancur Akibat Gempa
"Bu Sinta dan Mbak Yenny ini simbol dan tokoh yang sangat dihormati Nahdliyin. Khususnya, Gusdurian. Sehingga banyak yang minimal minta doa. Syukur-syukur dapat endorsement," kata Ujang kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Dikatakan, jumlah nahdliyin pengagum Gus Dur tak sedikit. Yang bikin menarik, karena banyak aktivisnya yang menjadi tokoh dan dihormati masyarakat di tempat mereka. "Pilihan Bu Sinta setidaknya akan diikuti dan menyebar ke para pengikut Gusdurian," ucapnya.
Baca juga : Para Jenderal Jatuh Hati Kepada Ganjar
Selain ketokohan Nyai Sinta, terbuka kemungkinan sowannya para Capres ini untuk melamar putri kedua Gus Dur sebagai Cawapres di Pilpres 2024. Sebab, bagaimana pun suara dan tokoh NU akan menjadi penentu di Pemilu 2024.
Seperti halnya, berlaku pada Pemilu-pemilu sebelumnya. Yenny merupakan salah satu keturunan berdarah biru pendiri NU, sehingga suka tidak suka akan menjadi representasi nahdiyin. Apalagi, dia bisa menjadi representasi perempuan dan dari Jawa Timur, penentu suara kemenangan setiap Pilpres. "Yenny ini alternatif ketika Khofifah Indar Parawansa, Mahfud MD, Cak Imin, tidak dipilih atau pun ikut berlaga. Bisa jadi penyeimbang," tandasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya