Dark/Light Mode

Balapan Sowan Ke Ciganjur

Para Capres Berebut Restu Keluarga Gus Dur

Senin, 21 Agustus 2023 07:35 WIB
Capres dari PDIP Ganjar Pranowo bersama Sinta Nuriyah (istri almarhum Presiden RI ke-4 Gus Dur) dan Yenny Wahid putri Gus Dur, ngobrol seru sampai tertawa lebar, di kediaman Sinta Nuriyah, Ciganjur, Jakarta, Minggu (13/8) malam. (Foto: Twitter @ganjarpranowo)
Capres dari PDIP Ganjar Pranowo bersama Sinta Nuriyah (istri almarhum Presiden RI ke-4 Gus Dur) dan Yenny Wahid putri Gus Dur, ngobrol seru sampai tertawa lebar, di kediaman Sinta Nuriyah, Ciganjur, Jakarta, Minggu (13/8) malam. (Foto: Twitter @ganjarpranowo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Para Bakal Calon Presiden (Capres) belakangan ini balapan sowan ke kediaman istri KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Nyai Sinta Nuriyah, dan putrinya, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan.

Baik Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, maupun Anies Baswedan sudah bertemu. Rencananya, mereka dijadwalkan so­wan secara khusus ke Ciganjur.

Baca juga : Ganjar Ungkap Kedekatan Dengan Yenny Wahid Dan Keluarga Gus Dur

Lantas, seberapa besar penga­ruh keluarga Presiden Indonesia Keempat itu terhadap elektoral Capres? Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin me­nyebut, para Capres ini berebut doa, syukur-syukur dukungan dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), khususnya segmen kelompok Gusdurian.

Dikatakan, NU itu banyak irisannya. NU gerbong KH. Yahya Cholil Staquf yakni struktural PBNU, NU gerbong Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakni para pemilih PKB, serta NU kultural yang salah satunya disimbolkan Gus Dur. Sekarang simbol itu menerus di keluarganya, yakni istri Gus Dur Sinta Nuriyah dan putrinya Yenny Wahid.

Baca juga : Gapasdap Bangun Kembali Masjid Di Cianjur Pasca Hancur Akibat Gempa

"Bu Sinta dan Mbak Yenny ini simbol dan tokoh yang sangat di­hormati Nahdliyin. Khususnya, Gusdurian. Sehingga banyak yang minimal minta doa. Syukur-syukur dapat endorsement," kata Ujang kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dikatakan, jumlah nahdliyin pengagum Gus Dur tak sedikit. Yang bikin menarik, karena banyak aktivisnya yang menjadi tokoh dan dihormati masyarakat di tempat mereka. "Pilihan Bu Sinta setidaknya akan diikuti dan menyebar ke para pengikut Gusdurian," ucapnya.

Baca juga : Para Jenderal Jatuh Hati Kepada Ganjar

Selain ketokohan Nyai Sinta, terbuka kemungkinan sowannya para Capres ini untuk melamar putri kedua Gus Dur sebagai Cawapres di Pilpres 2024. Sebab, bagaimana pun suara dan tokoh NU akan menjadi penentu di Pemilu 2024.

Seperti halnya, berlaku pada Pemilu-pemilu sebelumnya. Yenny merupakan salah satu keturunan berdarah biru pendiri NU, sehingga suka tidak suka akan menjadi representasi nah­diyin. Apalagi, dia bisa menjadi representasi perempuan dan dari Jawa Timur, penentu suara ke­menangan setiap Pilpres. "Yenny ini alternatif ketika Khofifah Indar Parawansa, Mahfud MD, Cak Imin, tidak dipilih atau pun ikut berlaga. Bisa jadi penyeim­bang," tandasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.