Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Guru Besar Serukan Pemilu Jurdil, Ganjar: Demokrasi Kita Sedang Diuji
Rabu, 7 Februari 2024 17:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menanggapi aksi guru besar di sejumlah perguruan tinggi yang menyerukan pemilu jujur dan adil. Menurut Ganjar, aksi guru besar itu adalah tanda demokrasi Indonesia sedang tak baik-baik saja.
"Hari ini demokrasi kita sedang diuji. Tokoh agama, masyarakat, dan akademisi semua sudah bergerak. Itu lonceng bahaya," kata Ganjar, saat menyampaikan orasi di acara deklarasi dukungan dari Keluarga Besar Putra Putri Polri dan Keluarga Purnawirawan TNI/Polri di Hall De Tjolomadoe, Karanganyar, Rabu (7/2/2024).
Baca juga : Dorong Pemilu Jurdil, Kiai Dan Akademisi Gelar Pertemuan Di Linggarjati
Ganjar menegaskan, kampus memiliki kebebasan akademik untuk menyuarakan pandangan mereka, dan hal tersebut tidak boleh diintervensi dengan meminta kampus untuk menyanjung pemerintah.
"Jangan pernah mengintimidasi kampus karena kampus mimbar akademis yang merdeka,” kata Ganjar.
Baca juga : Forum Rektor Indonesia Serukan Pemilu Damai Dan Aman, Demi Menjaga Persatuan
Selain itu, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu mengkritik adanya intervensi dari terhadap rektor-rektor.
"Para profesor mengatakan, aku mau cari apalagi kalau soal ini? Maka, kalau ada yang diperintah untuk membuat tandingan statement untuk dukungan kepada pemerintah, menurut saya telat, dan membelokkan sebuah kejujuran dan fakta itu akan menyakitkan buat menunjukkan sebuah kebenaran," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya