Dewan Pers

Dark/Light Mode

Utamakan Kader Sendiri Yang Maju

PKB Sulsel Tolak Usung Kader Instan Di Pilkada

Minggu, 2 Januari 2022 07:00 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Azhar Arsyad. (Foto: Istimewa)
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Azhar Arsyad. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan akan mengutamakan kadernya untuk maju di gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) se-Sulawesi Selatan. Partai besutan Muhamin Iskandar ini menolak mengusung calon instan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Azhar Arsyad mengatakan, partai politik sejatinya adalah kawah candradimuka tempat mengkader dan menggodok calon pemimpin. Sebab itu, dia akan lebih mengutamakan mendorong kadernya di Pilkada 2024.

“Kenapa itu alasan saya di Pilkada lalu sedapat mungkin kalau ada Ketua DPC, ada kader yang mau maju, saya buka ruang,” tegasnya.

Berita Terkait : OSO Ingatkan Kader Terus Berjuang Dan Berkolaborasi Dengan Rakyat

Azhar mengaku tidak terlalu suka dengan kader instan. Maksudnya, kader yang baru bergabung jelang Pilkada agar diusung. Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini, kader instan cenderung mudah loncat ke partai lain bila sudah terpilih sebagai kepala daerah. Hal ini berbeda dengan kader yang sudah lama dalam partai.

“Saya tidak mau (kader instan) itu ada di PKB. Saya mau sebagai kader mulai dari bawah. Kemudian kalau dia pantas, kompeten dan punya kapasitas untuk didorong, ya saya dorong,” sambungnya.

Untuk itu, Azhar mendorong seluruh anggota DPRD PKB, baik provinsi maupun kabupaten/kota yang ingin bertarung di Pilkada agar mulai bekerja sejak dini. Salah satunya, membuat ranting, guna menambah kursi.

Berita Terkait : PBNU Dan KBRI Dukung Pendirian Masjid Indonesia Di London

“Saya itu tidak pernah tertarik dengan tokoh-tokoh di luar PKB. Terbukti kan di Barru, kita dorong kader, kemudian di Maros, Bulukumba, dan Selayar kita dorong. Tapi belum duduk, ya itu soal lain saya bilang,” ungkapnya.

Azhar memastikan, mesin partai sudah berjalan menyambut 2024. Hasilnya baru bisa dituai saat hari H. “Secara organisasi kepartaian, jaringan PKB bergerak di bawah. Kita lihat hasilnya di 2024, apakah itu berimplikasi terhadap kursi DPRD kabupaten maupun provinsi,” katanya.

Dia pun menjelaskan, Pilkada adalah salah satu mekanisme atau cara menggerakkan mesin partai. Terjadi konsolidasi secara alami oleh kader dan jaringan partai.

Berita Terkait : Marah, Kapolda Metro Jaya Minta Polisi Yang Tolak Laporan Warga Dimutasi

Sementara Wakil Ketua DPW PKB Sulsel, Hengky Yasin mengaku, telah mengukuhkan Pengurus Ranting PKB di 12 desa seluruh Kecamatan Galesong-Selatan, Kabupaten Takalar, Senin, (27/12/2021).

Sama seperti pengurus rantinglainnya, mereka ditugaskan menggerakan mesin partai hingga tingkat dusun. “Jangan ada kata lelah mengurus partai ini. Dengan kerja cerdas, kerja kompak dan kerja yang terstruktur, saya optimis PKB akan menang,” tegasnya. [SSL]