Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tiket Pilkada Jawa Barat

Golkar Pilih Kader Yang Total Menangkan Pileg Dan Pilpres

Selasa, 15 November 2022 07:45 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jabar, Ace Hasan Syadzily. (Foto: Golkar)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jabar, Ace Hasan Syadzily. (Foto: Golkar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar Provinsi Jawa Barat (Jabar) me-warning seluruh kadernya yang berniat maju di Pilkada 2024. Mereka tidak akan mulus dapat restu, bila tidak mampu membantu memenangkan partai di Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 nanti.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jabar, Ace Hasan Syadzily menyatakan, pihaknya mulai menginventarisir siapa saja kader yang bakal menjadi kandidat di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024 se-Jabar. Namun, tegas dia, langkah mereka untuk mendapat­kan rekomendasi Partai Golkat tak akan mulus, bila tidak mampu memenangkan partai di Pileg dan Pilpres mendatang.

“Para kandidat itu akan kami nilai kinerjanya, salah satunya sejauh mana upaya mereka dalam membantu pemenangan Pileg dan Pilpres. Mereka belum tentu mendapat restu partai, sebelum kami lihat keseriusan dan komitmennya dalam pemenangan Golkar di Pemilu mendatang,” ujar Kang Ace, sapaan Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, kemarin.

Berita Terkait : Golkar Gembleng Kader Lakukan Kerja Terukur

Lebih lanjut, ia menegaskan, peringatan itu juga berlaku terhadap para kandidat yang berstatus petahana. Menurutnya, jika petahana tidak bisa memaksimalkan raihan suara di Pilpres dan Pileg 2024, pihaknya akan berpikir ulang untuk memberi­kan restu begi mereka di Pilkada mendatang.

“Bisa saja, mereka ini tidak di­usung lagi di Pilkada 2024. Sebab, kami akan menjadikan Pileg dan Pilpres sebagai test the water, atau salah satu alat ukur dalam melihat kinerja dan kontribusi mereka kepada partai,” cetus dia.

Kang Ace menambahkan, Partai Golkar menargetkan ke­menangan 60 persen di Pilkada tingkat Kabupaten dan Kota se-Jabar. Karenanya, lanjut dia, seluruh kader dan fungsionaris Partai Beringin harus terlebih dahulu memenangkan kontestasi Pileg 2024 mendatang.

Berita Terkait : Srikandi Ganjar Jawa Barat Gelar Painting Tote Bag Untuk Mengasah Kreativitas Perempuan

Terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dadan Supardan menegaskan, pihaknya siap memenangkan partai di Pileg dan Pilpres mendatang. Sebab, Golkar KKB telah bertekad untuk bisa ikut meramaikan Pilkada mendatang.

“Berdasarkan daftar nama yang masuk ke Partai Golkar KBB, sedikitnya ada tujuh nama yang dianggap layak untuk maju di Pilkada mendatang. Para kan­didat itu, berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari politisi, birokrat, akademisi, anggota DPRD hingga Kepala Kementerian Agama,” ujar dia.

Lebih lanjut, Dadan mengungkapkan, ketujuh nama tersebut adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jabar dari Fraksi Golkar, Edi Rusyandi. Kemudian, Kepala Dinas PUTR KBB, Rahmat Adang Syafaat, Kepala Kemenag KBB Asep Ismail, serta mantan Wakil Bupati KBB Ernawan Natasaputra.

Berita Terkait : Elektabilitas Turun, Golkar Masih Canggung Deklarasi Capres 2024

“Selain itu, ada nama Ketua DPD Golkar KBB Dadan Supardan, Dosen sekaligus penggagas Majelis Perempuan Berdzikir Erni Rusyani; serta Bupati KBB saat ini Hengky Kurniawan,” jelasnya.

Disinggung soal masuknya nama Hengky Kurniawan yang notabenenya merupakan kader partai lain, ia menyebut, aspirasi dari mana pun harus ditampung. Terlebih, tambah dia, pihaknya memiliki hubungan yang baik dengan Bupati Bandung Barat tersebut.

“Persoalan nanti figur siapa yang akan muncul, semua diserahkan kepada mekanisme di partai. Nggak ada masalah mun­cul nama Pak Hengky, itu kan aspirasi. Meski belum berkomu­nikasi secara spesifik membahas itu (Pilkada), tapi hubungan kami baik,” tandasnya. ■