Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kalau Maju Di Pilgub Jabar, Golkar Yakin Kang Emil Menang Telak
Senin, 1 Juli 2024 17:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa I Partai Golkar, MQ Iswara berharap Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil maju di Pilkada Jawa Barat. Alasannya, dari hasil survei menunjukkan popularitas dan elektabilitas Kang Emil di Jabar begitu tinggi dan potensi menang lebih besar.
Hal tersebut disampaikan Iswara saat ditanya soal nasib karir politik Kang Emil, apakah akan maju di Pilgub Jakarta atau Pilgub Jabar. Kata Iswara, DPP Golkar telah menggelar survei internal dalam Pilkada Jabar 2024.
Baca juga : Golkar Tak Akan Paksa Kang Emil Ke Jakarta
Hasil survei menunjukkan popularitas dan elektabilitas Kang Emil di Jawa Barat sangat tinggi. Popularitas Kang Emil di Jabar mencapai 90 persen. Elektabilitasnya juga tinggi. Dalam survei itu pihaknya juga melakukan simulasi dengan sejumlah nama lain.
"Hasilnya Kang Emil menang dalam tiap simulasi," kata Iswara di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu (30/6).
Baca juga : Banteng Rayu Kepala Garuda
Iswara menyatakan ada beberapa alasan kenapa ia ingin Kang Emil maju di Jabar. Pertama pemilih Jabar itu sangat besar. Hampir 36 juta. Di saat bersamaan ada 27 pilkada kabupaten/kota. Sementara kalau di jumlah pemilih di DKI Jakarta hanya 8 juta.
"Sehingga, peran dan kemenangan Ridwan Kamil sangat besar di Jabar," ujarnya.
Baca juga : Survei Kang Emil Menang Telak Di Pilgub Jabar, Golkar Siap Panen Efek Ekor Jas
Meski demikian, Iswara menyatakan keputusan Ridwan Kamil akan maju pada Pilkada 2024 akan disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Ia menyebut, keputusan itu akan disampaikan setelah melihat hasil survei internal pada Juli 2024.
"Tetap kita akan menunggu survei, karena ketua umum akan memutuskan hasil survei kedua, ya. Ketua umum akan memutuskan setelah hasil survei kedua, bersama tim Pilkada Pusat di DPP ini," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya