Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Projo Dukung 8 Calon Di Pilkada 2024, Salah Satunya Eks Panglima GAM
Sabtu, 13 Juli 2024 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Relawan Pro Jokowi alias Projo mendukung delapan nama calon kepala daerah di Pilkada 2024. Para calon kepala daerah tersebut berisi petahana hingga kader Projo.
Ketua Desk Pilkada DPP Projo Roy Septa Abimanyu mengatakan, nama yang didukung Projo dipastikan akan melanjutkan ide keberlanjutan dan sejalan dengan visi misi Presiden dan Wapres terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Perjalanan Koalisi Indonesia Maju (KIM) masih perlu diperjuangkan lebih keras, untuk menjaga kohesivitas dan koherensi di tingkat provinsi dan pemerintahan terpilih Prabowo-Gibran pasca 20 Oktober 2024," kata Roy di DPP Projo, Pancoran Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2024).
Salah satu yang juga diumumkan Projo untuk maju pilkada 2024 yakni mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang juga mantan Wakil Gubernur Aceh Periode 2012–2017, Muzakir Manaf yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Aceh.
Baca juga : Freeport Dukung Atlet Indonesia Di Olimpiade Paris 2024
Tujuh nama lainnya, Mochamad Maesyal Rasyid sebagai calon Bupati Tangerang, Effendi Edo sebagai calon Wali Kota Cirebon, Taqyuddin Djabbar sebagai calon Wali Kota Parepare, Maryono Magga sebagai calon Bupati Sidrap, pasangan Erwin Burase-Abdul Sahid sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Parigi Moutong, pasangan Iksan Baharuddin Abdul Rauf-Irene Ilyas sebagai pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Morowali, dan Charles A. M. Imbir untuk maju sebagai calon Bupati Raja Ampat.
Sementara itu, Bendahara Umum Projo Panel Barus mengatakan bahwa pihaknya bakal mengumumkan lebih banyak lagi calon kandidat kepala daerah yang akan didukung oleh pihaknya.
"Karena proses komunikasi politik terus dilakukan, dan kita melihat di minggu depan secara jumlah akan lebih besar yang akan diumumkan," ujarnya.
Ia menjelaskan, Projo memilih terlibat “all out” dalam kontestasi Pilkada 2024, meskipun kelompoknya itu bukan partai politik.
Baca juga : Soal Dukungan Di Pilgub Sumut, PKS Esuk Dele Sore Tempe
"Kami berpikir penting untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan di daerah. Itu yang menjadi alasan kenapa DPP Projo serius mengurus Pilkada serentak, untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan di daerah yang Projo harapkan, kepemimpinan di daerah nanti senapas dengan pemerintah pusat," tuturnya.
Prioritas Projo dalam tahapan Pilkada 2024 ini, kata dia salah satunya juga memastikan calon kepala daerah di 37 provinsi punya kesamaan visi dengan Pemerintah pusat yang nantinya dipimpin oleh pasangan Presiden terpilih-Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Tentu skala prioritas Projo adalah memastikan 37 gubernur ya, dan beberapa wali kota serta bupati yang kami anggap satu visi untuk kami menangkan," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga menegaskan Projo dalam kontestasi Pilkada ini memilih menempati posisi sebagai perekat, terutama ke partai-partai Koalisi Indonesia Maju.
Baca juga : Nikah Sebatas Peran Nikah Peran
"Projo dalam Pilkada serentak akan mengambil posisi politik sebagai perekat, perangkat Koalisi Indonesia Maju, walaupun Projo bukan partai politik," tutupnya.
Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan pemilihan kepala daerah berlangsung serentak di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota. Pemungutan suara untuk Pilkada 2024 itu dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 November 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya