Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Mantan anggota DPR ini pun berharap, jalannya kompetisi Pilkada Jakarta 2024 dapat berlangsung dengan gembira, tanpa perlu ada aksi saling menjatuhkan antar sesama kandidat.
Pramono juga mengaku tidak gentar harus melawan Ridwan Kamil yang diusung kekuatan politik Koalisi Indonesia Maju (KIM).
“Kami meyakini mampu berkoalisi dengan rakyat Jakarta untuk memenangkan pertarungan,” pungkasnya.
Di lokasi yang sama, Rano juga mengaku terkejut karena tiba-tiba diminta Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk mendampingi Pramono di Pilgub Jakarta. Pemeran ‘Si Doel’ ini menuturkan, perintah itu baru disampaikan pada Selasa, (27/8/2024) malam. Dalam kesempatan itu, Mega menitipkan pesan untuk membenahi Jakarta yang bakal kehilangan status Ibu Kota Negara.
Baca juga : Basuki Minta Tambahan 20 T, DPR Langsung Setuju
“Saya perintahkan kamu dan ini hak prerogatif ketua umum, tidak ada diskusi. Dampingi Pak Gubernur Pramono Anung,” kata Rano, menuturkan ucapan Mega.
Mantan Gubernur Banten ini pun mengaku bersyukur, karena penunjukan dirinya banyak didukung elite PDIP. Seperti Ahok yang ikut mengantarnya ke KPU Jakarta. “Artinya apa, kami sepakat untuk membangun Jakarta bersama-sama,” ungkapnya.
Selanjutnya, Rano siap bersaing secara sehat di Pilgub Jakarta. Ia pun optimis mampu merengkuh kemenangan walau hanya diusung satu partai politik.
“Realita memang kami hanya didukung oleh satu partai yaitu PDIP, tapi saya yakin masyarakat Jakarta akan memberikan kita kesempatan untuk membenahi dan membangun kota yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Baca juga : Herzaky Mahendra Putra: Pindah Mendukung Benyamin Davnie
Saat diminta tanggapannya Pramono maju di Pilgub Jakarta, Jokowi mengaku, telah mengizinkan anak buahnya itu. Kepala Negara menyebut, Pramono sudah berbicara dengan dirinya dua hari lalu, ketika ditugaskan PDIP untuk ikut Pilgub Jakarta.
“Begitu beliau ditunjuk, langsung minta izin ke saya,” kata Jokowi, di RSUP Dr Sardjito, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu (28/8/2024).
Lebih lanjut, Jokowi menekankan, majunya Pramono merupakan hak politik yang dimilikinya sebagai kader PDIP. Dia bilang, semua orang punya kesempatan yang sama untuk mengikuti kontestasi Pilkada.
“Semuanya pasti sudah ada kalkulasi politiknya, sudah ada hitung-hitungan politiknya. Saya kira memutuskan seperti itu bukan sesuatu yang gampang,” pungkasnya.
Baca juga : Riza Patria: Bakalan Ada Tugas Yang Lain Untuk Saya
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 29 Agustus 2024 dengan judul Maju Di Jakarta, Pramono Direstui Jokowi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya