Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Daftar Ke KPUD Hari Ini
PDIP Duetkan Rena-Teddy Untuk Pilkada Kota Bogor
Kamis, 29 Agustus 2024 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PDIP Kota Bogor secara resmi mengumumkan dukungan bagi pasangan Rena Da Frina dan Teddy Risandi (ReaDy) untuk maju dalam Pilkada Kota Bogor yang akan diselenggarakan secara serantak pada November mendatang. Rencananya, deklarasi kedua pasangan ini dan langsung didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, pada kamis (29/8/2024).
Ketua DPC PDIP Kota Bogor, Dadang Danubrata mengatakan, pada waktu injury time jelang waktu pendaftaran peserta Pilkada, partai besutannya memilih pasangan Rena Da Frina dan Teddy Risandi.
Sebelumnya, PDIP bakal mengusung dr. Raendra Rayendra di Pilkada Kota Bogor. Namun di jelang-jelang pendaftaran bakal calon ke KPU, partai yang dinahkodai Presiden RI kelima Megawati Soekarnoutri ini menarik dukungan lantaran Rayendra ternyata memiliki dua keanggotaan partai selain partai berlambang banteng ini.
“Setelah melalui semua tahapan dan banyak calon sempat mendapat dukungan, PDI Perjuangan menilai sosok Rena dan Teddy punya kesamaan visi yang sama dengan partai,” kata Dadang, di Kantor DPC Kota Bogor, kemarin.
Bagi PDIP, kata Dadang, sosok Rena yang juga merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Bogor ini, sangat familiar bagi warga Bogor. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mengabdi puluhan tahun, Rena, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Bogor ini, merupakan sosok yang memiliki banyak prestasi.
Baca juga : Akses Masyarakat Main Judi Online Nyusut 50%
Rena sendiri mengawali karir sebagai ASN sejak Desember 2003. Awalnya, ia bekerja sebagai staf di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Pada tahun 2012, Rena memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kariernya di Kota Bogor, bergabung sebagai staf di Dinas Pertanian.
Dalam perjalanan kariernya, Rena telah mengemban berbagai jabatan yang beragam di Kota Bogor. Mulai dari Lurah Sempur, Lurah Babakan Pasar, Sekretaris Camat Bogor Timur, Camat Bogor Timur, hingga Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor.
Hingga akhirnya pada 2023, Rena dipercaya dan diangkat menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor oleh Wali Kota Bogor saat itu, Bima Arya.
“Rena akan didampingi kader PDIP, Teddy Risandi yang merupakan kader yang mumpuni. Kami akan berjuang habis-habisan untuk memenangkan pasangan ini,” tambahnya. Teddy sendiri merupakan Ketua DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera)-organ sayap partai PDIP.
Dadang menambahkan, sejauh ini baru PDIP yang resmi mengusung pasangan dengan jargon ‘ReaDY’ ini. PDIP bisa mencalonkan sendiri tanpa perlu berkoalisi setelah Mahkamah Konstitusi menganulir aturan perolehan kursi di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, menjadi aturan suara. Adapun PDIP Kota Bogor pada pemilu lalu meraup suara sebanyak 69.706 atau 10,95 persen, sehingga berhak atas 6 kursi di DPRD.
Baca juga : Uji Kelayakan & Kepatutan Hakim Agung Dihentikan
“Kalau sendiri (satu partai), nggak masalah. Sebab merujuk putusan MK, kita bisa sendiri,” jelas dia.
Sementara itu, Rena mengakutidak menyangka bakal berjodoh dengan PDIP. Dia pun mengaku bersyukur setelah pintu komunikasi PDIP terbuka untuknya hingga akhirnya PDIP mau mendukung dirinya maju berpasangan dengan Teddy Risandi di Pilkada Kota Bogor. Seperti pribahasa bak gayung bersambut.
“Ketika ada tawaran, saya terima. Kita jodohnya di detik terakhir, kita tidak ada yang menyangka,” ujar Rena sumringah.
Wakil Ketua DPC PDIP Kota Bogor Bidang Politik, Eko Okta Ariyanto menambahkan, sudah saatnya Kota Bogor menorehkan sejarah di Pilkada 2024 ini dengan memilih pemimpin perempuan, untuk pertama kalinya. “Kenapa? Karena, pemimpin perempuan mampu memiliki kontribusi yang luar biasa dalam mencapai kesetaraan gender, juga menginspirasi serta bertindak sebagai contoh positif bagi lingkungan,” katanya.
Tak hanya itu, pemimpin perempuan, menurutnya, dapat memperkaya diversitas melalui pengalaman hidup dan pandangan yang berbeda-beda. Pemimpin perempuan juga mampu menunjukkan kepemimpinan transformasional atau gaya kepemimpinan yang selalu berupaya mendorong partisipasi dan meningkatkan kemampuan tim berinovasi.
Baca juga : NasDem: Tulus, Bukan Karena Jatah Menteri
Lebih dari itu, pemimpin wanita juga cenderung lebih peka terhadap isu-isu seperti ketidakadilan dan sigap mengambil langkah-langkah konkret mengatasi masalah.
“Sekarang saatnya. Jika siapapun kita yang meluapkan rasa memuliakan ibu, atau istri, juga saudara perempuan. Di pilkada ini waktunya membuat sejarah baru di Kota Bogor. Yang pasti, kepala daerah perempuan, akan jadi ibu untuk semua kalangan,” yakinnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya