Dark/Light Mode

Cabut Rekom Kader Sendiri, PKB Usung Adik Mensesneg

Minggu, 1 September 2024 07:20 WIB
Setyo Wahono dan Nurul Azizah saat mendaftar ke KPU Bojonegoro, Rabu (28/8/2024). (Foto: Istimewa)
Setyo Wahono dan Nurul Azizah saat mendaftar ke KPU Bojonegoro, Rabu (28/8/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nasib pilu dialami bakal calon Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah. Bupati Bojonegoro petahana ini gagal maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) 2024 karena PKB, partai tempatnya bernaung, mencabut rekomendasi yang sudah diberikan kepadanya.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencabut dukungannya kepada Anna Muawanah di detik akhir pendaftaran calon kepala daerah (cakada) atau pada Rabu (28/8/2024). Padahal, Anna Muawanah merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Bojonegoro. Dia juga Bupati Bojonegoro petahana.

Partai Bintang Sembilan itu lebih memilih adik Menteri Sekretaris Negera (Mensesneg) Pratikno, Setyo Wahono yang berpasangan dengan Nurul Azizah pada pemilihan Bupati di Bumi Angling Dharma itu.

Anna Muawanah sebelumnya digadang-gadang akan maju sebagai Cabup Bojonegoro dari PKB. Bahkan, pada awal-awal dinamika pilkada, Anna Muawanah diprediksi bakal melawan kotak kosong karena PKB menjadi pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Namun, peta politik berubah sejak munculnya Bacabup dan Bacawabup, Setyo Wahono-Nurul Azizah. Sejumlah partai ramai-ramai menyerahkan du­kungan kepada pasangan calon (paslon) tersebut.

Wahono berlatar belakang profesional. Sedangkan Azizah merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro.

Baca juga : Hindari Makanan Berpemanis

Dalam pesan singkat yang beredar, Rabu (28/8/2024), Anna menyapa pengurus DPC dan PAC PKB. Dia menjelaskan, sejatinya tanggal 29 Agustus 2024, jam 16.00 WIB akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro. “Koalisi dengan PDI Perjuangan,” katanya.

Anna mengaku telah men­erima perintah larangan maju di Pilbup Bojonegoro 2024. “Dini hari ada perintah saya dilarang untuk maju di Pilkada 2024. Rekom dari koalisi (PKB dan PDIP) sudah turun,” ujar Anna.

“Saya lewat jalan berdamai dengan keadaan. Semoga ini ada hikmah baik dan kita senantiasa tetap dalam Rahmat dan Rahim-Nya,” sambung Anna.

Anna berharap, seluruh kader tetap legowo dan patuh serta tegak lurus pada keputusan pucuk pimpinan atau DPP PKB.

Bendahara DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi menegaskan, rekomendasi pasangan cabup-cawabup merupakan kewenangan DPP PKB.

“Saya hanya menjalankan instruksi, karena dari DPP PKB telah mengeluarkan surat B1 KWK ke pasangan Setyo Wahono-Nurul Azizah,” ujar Fauzan dalam keterangannya, Jumat (30/8/2024).

Baca juga : Kondisi Ekonomi Yang Stabil Masih Jadi Magnet Investor

Fauzan membantah Anna mundur dari posisi Ketua DPC PKB Bojonegoro usai gagal mendapat rekomendasi dari DPP PKB di Pilbup Bojonegoro. “Nggak ada, Ketuanya tetap Bu Anna,” tegasnya.

Fauzan membenarkan saat ini dirinya merangkap jabatan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPC PKB Bojonegoro menggantikan posisi Anna Muawanah. “Ketuanya tetap Bu Anna, saya hanya pelaksana tugas dari DPP,” tandasnya.

Sementara, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama Perindo mengusung pasangan cabup-cawabup Teguh Haryono-Farida Hidayati.

Teguh mengaku tidak gentar melawan Setyo Wahono-Nurul Azizah yang diusung koalisi ge­muk di Pilbup Bojonegoro. “Ini (Pibup Bojonegoro) bukan gelut (berkelahi). Ini kontes bupati-wakil bupati,” ucap Teguh.

Untuk visi-misi, Teguh membeberkan, Bojonegoro ke depan harus meningkatkan ekonomi. Sebab, wilayah ini sangat kayadengan Sumber Daya Alam (SDA).

Selain itu, Teguh mengatakan, saat ini pembangunan fisik di Bojonegoro sudah berlangsung sampai ke ujung-ujung desa dan nantinya harus diimbangi dengan pengembangan pendidikan.

Baca juga : Ekosistem Kendaraan Listrik Bakal Melesat

“Sehingga sumber daya manu­sia (SDM) di Bojonegoro men­jadi manusia yang luar biasa,” imbuh dia.

Dia mengungkapkan, saat ini kondisi Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Sehingga dibutuhkan karakter manusia yang berbeda dari yang lain. “Untuk itu kami berdua sudah bersepakat untuk meningkatkan SDM,” ucap Teguh.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 1 September 2024 dengan judul Cabut Rekom Kader Sendiri, PKB Usung Adik Mensesneg

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.