Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ciptakan Pilkada Damai
GPMI Minta Publik Hentikan Polemik Pernyataan Suswono
Kamis, 31 Oktober 2024 13:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Syarief Hidayatullah meminta polemik pernyataan Calon Wakil Gubernur Jakarta Suswono dihentikan. Sebab, dapat menimbulkan kegaduhan di tengah keinginan untuk menciptakan Pilkada yang damai dan kondusif.
"Apalagi Pak Suswono telah meminta maaf dan tidak ada maksud negatif dari pernyataan tersebut," kata Syarief Hidayatullah dalam keterangannya, Kamis (31/10/2024).
Pernyataan Suswono, kata Syarief, hanya menjawab pertanyaan dari pendukungnya yang saat itu hadir pada acara di Bang Japar. Sebagai manusia, Suswono tentu tidak pernah luput dari khilaf. Bisa saja Suswono karena saking semangatnya bertemu dengan pendukungnya, mengeluarkan pernyataan yang ujungnya kini menjadi kontroversi.
"Saya yakin beliau tidak ada maksud untuk merendahkan ataupun menistakan, karena kita tahu beliau ustaz dan sudah berpengalaman dalam bidang agama," ujarnya.
Baca juga : 3 Fitur Baru Pilkada.AI Kuatkan Komunikasi Personal dengan Konstituen
Syarief mengajak publik Jakarta, khususnya lawan politik RK-Suswono kembali pada kompetisi yang sehat dengan adu gagasan dan program. Jangan karena ada sedikit kekeliruan, ada pihak memanfaatkan untuk menjatuhkan.
Diingatkan Sekjen Sahabat Jakarta ini, yang lebih penting dari kontestasi Pilkada Jakarta adalah bagaimana membawa Jakarta lebih baik dengan mengunggulkan program-progam yang dapat dinikmati oleh warga.
Ditegaskan, persoalan Jakarta ini cukup banyak, dari kemacetan, banjir, pengangguran dan lain-lain. Butuh kerja sama dan kolaborasi seluruh lapisan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan Jakarta.
Oleh karena itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono berkoalisi dengan banyak partai, untuk kebersamaan membangun Jakarta. Tidak bisa Jakarta yang kompleks dan heterogen warganya ini diurus oleh satu kelompok saja.
Baca juga : Dapur Makan Bergizi Gratis Sudah Ada Di Magelang, Diharapkan Jadi Percontohan Nasional
"Fokus tujuan Pilkada ini memilih pemimpin yang mampu menjadikan Jakarta lebih baik dan mampu mewujudkan kesejahteraan warga. Dan pasangan Ridwan Kamil-Suswono inilah yang kami yakini mampu membawa Jakarta menjadi lebih baik," pungkasnya.
Sebelumnya, Suswono meminta maaf sekaligus menyampaikan klarifikasi atas ucapan yang menyarankan janda kaya menikahi pemuda pengangguran.
"Saya menyadari bahwa pernyataan saya dalam pertemuan dengan relawan Bang Japar telah menimbulkan polemik, atas hal itu saya meminta maaf, sekaligus mencabut pernyataan tersebut," kata Suswono dalam keterangannya, Selasa (29/10).
Suswono menegaskan, pernyataan tersebut sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung pernikahan Nabi Muhammad SAW dan Khadijah. Dia menjelaskan, pernyataan itu dilontarkan merespons celetukan salah satu warga yang hadir dalam acara sosialisasi bersama relawan.
Baca juga : Sekjen PKS Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Baru
"Namun, saya akui jika guyonan tersebut kurang tepat dan bijaksana. Apapun penjelasannya, saya sepenuhnya mengakui kesalahan saya," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya