Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Suara Pramono-Rano Diramal Turun Setelah Didukung Anies Baswedan
Sabtu, 23 November 2024 19:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Politisi Partai Gerindra, Maruaruarar Sirait alias Ara, meramal suara duet Pramono Anung-Rano Kano bakal melorot di bursa Pilkada Jakarta 2024.
Asumsinya, ini adalah konsekuensi atas dukungan Anies Baswedan terhadap pasangan calon nomor urut 3 itu.
“Menurut saya ini. Suara pendukung PDIP ke Pramono akan turun. Turun, karena sekarang Pramono didukung oleh Anies Baswedan,” kata Ara, dalam keterangannya, Sabtu (24/11/2024).
Baca juga : Survei ETOS: Pram-Rano Dipastikan Menang 1 Putaran
Mantan politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan, penilaian itu terbukti atas meningkatkan daerah basis pemilih nonmuslim di Jakarta untuk duet Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).
Setidaknya, lima basis di Jakarta dia datangi bersama Ridwan Kamil, pada Jumat (23/11/2024).
“Dan saya yakin ini akan turun. Jujur saja, waktu Ridwan Kamil itu mendapat wakilnya Suswono, itu basis-basis nonmuslim itu ke Pram,” katanya.
Baca juga : Jubir Mas Pram-Bang Doel: Dukungan Anies Perkuat Kans Menang Seputaran
Sontak, Ara meyakini, basis pemilih nonmuslim akan mendukung pasangan RIDO di Pilkada Jakarta 2024.
“Tapi begitu Ridwan Kamil, Pramono mendapat dukungan dari Anies ini pasti swing,” yakinnya.
Selain itu, Ara juga meprediksi pendukung PDIP akan menolak Pramono-Rano didukung oleh Anies Baswedan. Pasalnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak mengusung Anies di Pilkada Jakarta, apalagi PDIP salah satu partai yang menjunjung tinggi ideologi.
Baca juga : Ziarah, Pramono Disambut Cucu Dan Cicit Habib Luar Batang
“Bahwa grass root-nya PDIP yang gede itu tidak memilih Pak Anies, karena secara ideologi berbeda. Dan itu saya memahami pandangan Ibu Mega itu. Makanya, walaupun elektabilitas Anies tinggi, tidak dicalonkan,” ungkapnya.
“Maaf, Jokowi dan Prabowo bersatu pendukungnya, ya, kekuatannya cukup besar. Dan kekuatannya cukup besar, apalagi ini banyak yang menyampaikan Jokowi dan Prabowo bersatu kekuatannya di Jakarta itu cukup besar. Saya yakin pendukung Jokowi dan Prabowo lebih besar daripada pendukung Anies dan PDI Perjuangan,” tambahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya