Dark/Light Mode

Pengamat: Pram-Doel Sulit Menang Kalau Cuma Andalkan King Makers

Minggu, 24 November 2024 08:03 WIB
Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno. (Foto : Ist)
Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro mengungkapkan bahwa para paslon di pilkada Jakarta 2024 harus mengoptimalkan mesin-mesin politik mereka untuk menggarap undecided voters, salah satunya dengan mengandalkan para king dan queen makers.

Meski demikian, hal ini tidak mudah dilakukan karena reputasi yang dimiliki oleh king dan queen makers masing-masing, terutama bagi pasangan calon Pramono Anung-Rano Karno atau Pram-Doel.

Di sisi Pram-Doel sendiri, Agung, menyebutkan, ada beberapa tokoh kunci, yaitu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dua mantan gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Basuki Tjahajapurnama (Ahok), dan calon presiden di pilpres 2024 Ganjar Pranowo.

Baca juga : Taufik Damas: Selisihnya Ada Yang 2,3, Bahkan 5 Persen

“Pak Ahok punya rekam jejak di 2017 kurang baik di pemilih Islam perkotaan, begitu pun Anies sebaliknya. Begitu pun dengan Ibu Mega sebagai Ketua Umum PDIP yang sering dianggap mendominasi,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (24/11).

“Di kubu Ridwan Kamil-Siswono di sisi king makersnya mengemuka ada Pak Jokowi, Pak SBY, Pak Prabowo dengan segala macam keterbatasan dan kekurangannya,” lanjutnya.

Agung menyebut pertarungan pilkada Jakarta 2024 ini sengit dan kompetitif di mana ceruk pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters masih tinggi, yaitu berkisar antara 11% sampai 15%.

Baca juga : Pengamat Prediksi Kemenangan Egi-Syaiful

Jumlah ini menurutnya cukup signifikan ketika terdistribusi maksimal untuk memenangkan paslon maupun mengalahkan.

Selain mengandalkan king dan queen makers, menurut Agung, di sisa waktu yang ada ini para paslon juga dapat mengoptimalkan mesin-mesin politiknya untuk tetap konsisten bergerak, misanya di udara melalui konten-konten yang diviralkan, maupun di darat dengan blusukan, door to door, dan canvasing.

“Pada titik ini saya berkesimpulan bahwa per hari ini 23 Nov 2024 Pilkada Jakarta sementara akan berlangsung dua putaran ketika undecided voters tadi tidak digarap maksimal dan akhirnya membuat para pemilih belum tertarik memilih,” ujarnya.

Baca juga : Pasar Properti Meningkat, LPKR Perkenalkan Inovasi Produk Baru

“Atau akan dua putaran ketika paslon Dharma-Kun bisa menaikkan elektabilitasnya dengan cara-cara menarik pemilih rasional maupun tidak rasional," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.