Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pilkada Ulang Pangkalpinang
Kalah Lawan Kotak Kosong, Mantan Wali Kota Maju Lagi
Jumat, 2 Mei 2025 07:20 WIB
Sebelumnya
Setelah itu, lanjut Bangun, pihaknya akan menjalankan instruksi partai untuk menyerahkan dan mengajukan bakal calon kepala daerah tersebut untuk didorong dan diseleksi di DPP Gerindra.
“Kami hanya menjalankan instruksi partai, siapapun orangnya yang diberikan rekom sekaligus Surat Keputusan (SK) dari DPP Gerindra, berarti itulah yang harus kami dukung,” tandasnya.
Bangun berharap Pilwalkot Pangkalpinang Ulang Pangkalpinang 2025 dapat berjalan dengan sukses, aman dan kondusif.
Sementara, Anggota KPU Kota Pangkalpinang, Margarita mengatakan, akan menggunakan media sosial (medsos) untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkwalkot Pangkalpinang Ulang 2025.
Baca juga : Kejagung Masih Teliti Unsur Korupsi
Penggunaan medsos ini, lanjut dia, dilakukan sebagai bagian dari strategi sosialisasiyang lebih adaptif dengan karakteristik masyarakat Kota Pangkalpinang yang dinilai sudah melek teknologi.
“Kami juga meminta para stakeholder untuk mengetag akun medsos KPU setiap kali mereka mengadakan kegiatan terkait Pilkada, agar informasi semakin luas tersebar,” saran Margarita, Kamis (1/5/2025).
Margarita berharap melalui pendekatan digital ini, informasi mengenai Pilkada Ulang dapat menjangkau lebih banyak pemilih, terutama generasi muda yang aktif di dunia maya.
“Optimalisasi sosialisasi itu menjadi faktor penting karena angka partisipasi pemilih menjadi salah satu indikator utama keberhasilan Pilkada Ulang 2025,” beber Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat.
Baca juga : Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp 13,2 T
Selain itu, kata Margarita, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, seperti Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pangkalpinang.
Melalui kolaborasi ini, dia berharap KPU dapat hadir dalam kegiatan rutin Dinsos yang mengundang komunitas penyandang disabilitas untuk turut memberikan edukasi terkait Pilkada Ulang 2025.
“Kami lebih banyak turun langsung ke titik-titik kegiatan masyarakat untuk melakukan sosialisasi. Ini menjadi cara kamiuntuk tetap maksimal di tengah anggaran yang terbatas,” ucapnya
Dengan strategi jemput bola dan memperluas jejaring kerjasama, dia optimistis dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
Baca juga : RI Tancap Gas Bangun Ekosistem AI Dan Chip
KPU Pangkalpinang, tambah Margarita, menargetkan partisipasi pemilih sekitar 70 persen, atau setidaknya tidak jauh berbeda dari Pilkada sebelumnya yang mencapai 63 persen.
“Kalau jumlah calon kepala daerah banyak, kemungkinan besar partisipasi bisa naik, bahkan mencapai 70 hingga 75 persen,” tutup Margarita.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya