Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Muncul Jimmy-Inriaty Vs Shalah-Felix
Dua Paslon Siap Tanding Di PSU Jilid 2 Barito Utara
Jumat, 30 Mei 2025 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Peta politik menuju Pemungutan Suara Ulang (PSU) Jilid 2 Pilkada Barito Utara makin jelas. Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Jimmy Carter dan Inriaty Karawaheni dipastikan bakal adu kekuatan dengan calon paslon Bupati-Wakil Bupati Shalahuddin dan Felix Sonadie Y Tingan.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi membenarkan, Demokrat mengusung Jimmy-Inriaty. DPP Demokrat, kataJunaidi, telah memberikan rekomendasi B1-KWK untuk pasangan Jimmy Carter–Inriaty Karawaheni.
“Bahkan, surat persetujuan pengunduran diri Jimmy Carter sebagai Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kalteng juga telah diterbitkan,” kata Junaidi, Kamis (29/5/2025).
Surat tersebut, lanjut Junaidi, langsung diserahkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono kepada Jimmy Carter. Dia mengatakan, salah satu alasan utama pilihan jatuh pada Jimmy Carter adalah karena merupakan kader internal yang dikenal luas masyarakat Barito Utara.
“Dengan sisa waktu hanya 90 hari menjelang pilkada, dibutuhkan figur yang tidak perlu dikenalkan lagi. Dan, Jimmy Carter sudah sangat dikenal,” tutur Junaidi.
Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng, H Nadalsyah Koyem membenarkan, Demokrat mengusung Jimmy Carter pada PSU Jilid 2 Jimmy Carter sebagai Bupati Barito Utara. Untuk calon wakil bupati, kata dia, akan diisi oleh Inriaty Karawaheni.
Dia mengungkapkan, Inriaty Karawaheni juga sosok perempuan yang tak asing bagi masyarakat Barito Utara. Yaitu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Utara dan birokrat yang sudah lama mengabdi di Barito Utara.
Baca juga : Kasus Pengadaan Laptop Di Kemendikbudristek, Kejagung Periksa 28 Saksi
“Kami rasa (Inriaty Karawaheni) cocok mendampingi Jimmy,” kata Koyem.
Terpisah, Jimmy Carter menyatakan siap menjalankan amanah partai untuk maju sebagai Calon Bupati Barito Utara pada PSU jilid 2.
“Sebagai kader, saya siap menjalankan keputusan partai,” tegas Jimmy.
Inriaty pun siap maju sebagai calon wakil Bupati Barito Utara mendampingi Jimmy Carter. Hanya saja, Inriaty mengaku memiliki keterbatasan “modal” untuk biaya perjuangan dalam PSU jilid 2 Barito Utara.
“Saya siap jika diminta. Tapi terus terang, saya tidak punya uang,” ujarnya.
Jimmy Carter merupakan politisi Demokrat. Dia menjabat Wakil Ketua DPRD Kalteng dua periode dan adik kandung dari H Nadalsyah Koyem. Sementara Inriaty merupakan birokrat senior yang mewakili suara perempuan dan golongan minoritas di Barito Utara.
Pasangan ini disebut-sebut mendapat dukungan dari koalisi besar yang melibatkan Partai Demokrat, PDIP, Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Gerindra. Namun, PDIP dan Partai NasDem masih malu-malu menyampaikan secara terbuka kepada pasangan Jimmy-Inriyati.
Baca juga : Tanggung Jawab LPS Kini Makin Kompleks
Sekretaris DPD PDIP Kalteng, Sigit K Yunianto, hanya menjawab singkat , “rahasia” saat ditanya soal pengganti Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya (Agi-Saja). Begitu pula dengan Ketua Bappilu NasDem Kalteng, Evan Rahman Saputra, juga tidak mau mengungkapkan nama calon secara gamblang.
Dari poros sebelah, nama Shalahuddin dipastikan jadi penantang Jimmy. Shalahuddin telah mendapat restu dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng. Ketua DPW PKB Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya membenarkan PKB Kalteng memberikan dukungan kepada Shalahuddin.
“Tapi, masih menunggu keputusan final dari DPP. Semua akan jelas setelah rekomendasi keluar,” ujar Habib.
Sebelumnya, Shalahuddin mengkonfirmasi langsung pencalonannya untuk PSU Jilid 2 Pilkada Barito Utara yang bakal digelar pada 6 Agustus 2025. “Ya, benar (maju sebagai calon bupati),” ujar Shalahuddin.
Shalahuddin memilih sosok anak muda, Felix Sonadie Y Tingan, sebagai calon wakil bupati yang akan mendampinginya. Alasannya, kata Shalahuddin, hasil survei internal menunjukkan elektabilitas Felix cukup tinggi. Secara profil, Felix dinilai mampu mewakili aspirasi masyarakat Barito Utara, khususnya generasi muda.
“Dia (Felix) asli putra daerah. Keluarga besarnya berada di wilayah Kecamatan Gunung Timang. Dia seorang pengusaha dan lulusan pendidikan Diploma III,” ungkapnya.
Shalahuddin juga menyoroti pentingnya keberagaman dalam kepemimpinan daerah. Dirinya yang beragama Islam, sementara Felix merupakan seorang beragama Kristen Protestan. Shalahuddin menganggap dirinya dan Felix sebagai kombinasi yang merepresentasikan keberagaman masyarakat Barito Utara.
Baca juga : Pabrik-pabrik Kembali Bangkit, Ribuan Tenaga Kerja Diserap
“Jadi, kami berwarna. Kami ingin merangkul semua golongan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Shalahuddin membeberkan, koalisi partai politik pengusung telah lengkap, baik dari partai parlemen maupun non-parlemen. Partai politik parlemen yaitu, PKB, PKS, PAN, PPP dan Partai Hanura.
“Dan juga ada partai-partai yang belum punya kursi di DPRD, juga ikut mendukung,” ungkapnya.
Terkait statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Shalahuddin mengalu telah resmi mengundurkan diri dari keanggotaannya sebagai ASN dan tengah menunggu proses administrasi selesai. “Sebelum penetapan nanti, saya sudah pensiun,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya