Dark/Light Mode

Pilkada Ulang Pangkalpinang

PDIP Ingin Berkoalisi Dengan Partai Gerindra

Selasa, 10 Juni 2025 07:20 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Babel, Didit Srigusjaya. (Foto: Instagram/didit.srigusjaya)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Babel, Didit Srigusjaya. (Foto: Instagram/didit.srigusjaya)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjajaki peluang untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang. Alasan dan kajian koalisi ini telah disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Babel, Didit Srigusjaya mengaku, telah tiga kali bertemu dengan Ketua Partai Gerindra Babel yang juga mantan Gu­bernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan. Dia mengatakan, PDIP serius menjajaki peluang koalisi dengan Partai Gerindra.

“Kami melakukan komuni­kasi politik yang intens dengan semua partai politik,” ungkap Didit, Senin (9/6/2025).

Didit menjelaskan, dalam perspektif kalkulasi politik pemerin­tahan, kondisi ekonomi Bangka Belitung yang belum stabil, mem­butuhkan dukungan kuat dari Pemerintah Pusat. Partai Gerindra, kata dia, merupakan jalur komu­nikasi politik dengan Pemerintah Pusat.

“Alasan dan kajian berkoalisi dengan Gerindra sudah kami sampaikan ke DPP. DPP yang akan mempertimbangkan dan memutuskan dengan latar be­lakang kondisi riil di Provinsi Bangka Belitung,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, setelah calon PDIP kalah melawan kotak kosong dalam Pilkada Kota Pang­kalpinang dan Kabupaten Bangka tahun 2024, dirinya langsung membuka komunikasi dengan Erzaldi dan Partai Gerindra.

Baca juga : Kejati Jatim Warning Para Saksi

“Respons Pak Erzaldi sangat positif dengan niat bersama un­tuk membangun Kota Pangkal­pinang dan Kabupaten Bangka dalam kondisi ekonomi Bangka Belitung yang belum stabil ini,” ungkapnya.

Didit menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap para bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang. Setelah melak­sanakan fit and proper test tahap pertama, para bakal calon dijad­walkan kembali mengikuti fit and proper test tahap kedua yang akan digelar Selasa (10/6/2025).

“Fit and proper test tahap kedua akan dipimpin langsung oleh Pak Adian Napitupulu selaku Ketua Pemenangan Pilkada PDIP,” ujarnya.

“Ada empat bakal calon Wali Kota yang akan ikut, yakni Maulan Aklil, Saparudin, Ismi Purnawan, dan Rasio Ridho Sani,” sambung Didit.

Didit menegaskan, keputusan mengenai figur yang akan diusung sebagai bakal calon Wali Kota akan ditentukan oleh DPP. Dia mengatakan, sekarang di internal PDIP masih ada perbedaan pilihan.

“Tetapi jika DPP sudah me­mutuskan, maka semua kader wajib taat dan patuh,” tegasnya.

Baca juga : Diskon Tol & Transportasi Bakal Gerakkan Ekonomi

Sementara itu, sebanyak 12 orang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Partai Gerindra Kota Pangkalpinang. Mereka adalah Muhammad Sahri, Basit Cinda, dr. Masagus M. Hakim, Ismi Purnawan, Saparudin, Achmad Dedy Kar­nadi, Hermanto Phoeng, Adhy Sarphio, Benny Batara Huta­barat, Rasio Ridho Sani, Rio Andiwijaya, dan Maulan Aklil.

Ketua Dewan Pimpinan Ca­bang (DPC) Gerindra Kota Pangkalpinang, Bangun Jaya menjelaskan, para bakal calon yang telah mendaftar akan disurvei. Setelah survei terhadap masing-masing calon, Partai Gerin­dra akan melakukan terobosan dengan langsung melakukan survei pasangan calon.

“Dari hasil survei tersebut akan dilakukan kajian dan pertimbangan politik dengan meli­hat dinamika politik serta semua peluang politik yang ada,” jelas Bangun Jaya, Senin (9/6/2025).

Dia membeberkan nama-nama yang akan disurvei sebagai bakal calon Wali Kota. Yaitu, Maulan Aklil atau Molen, Prof Udin, dan Basit Cinda. Sementara untuk bakal calon Wakil Wali Kota adalah Masagus Hakim dan Rio Andiwijaya.

“Ini hanya beberapa nama. Tetapi prinsipnya semua nama yang mendaftar akan kami sur­vei untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan DPD dan DPP,” ungkap Bangun.

Bangun menambahkan, pihaknya telah melakukan ko­munikasi politik dengan semua partai politik untuk membuka peluang koalisi, sambil melihat dinamika politik. Termasuk, koalisi dengan PDIP.

Baca juga : Pesan Prabowo, Penerima Bantuan Jangan Meleset

“Prinsipnya, kami menjalin komunikasi politik dengan semua partai politik,” ujarnya.

Sebelumnya, PDI Perjuangan dan Gerindra beserta 14 partai lainnya mengusung pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil–Masagus M Ha­kim (Molen–Hakim). Namun, koalisi gemuk itu kalah melawan kotak kosong pada Pilkada Kota Pangkalpinang 2024.

Dalam berita acara dan sertifikat rekapitulasi, kolom kosong yang tidak bergambar atau kotak kosong tercatat unggul dengan raihan 48.528 suara atau 57,98 persen. Sementara pasangan Mo­len-Hakim hanya memperoleh 35.177 suara atau 42,02 persen.

Kini, partai-partai yang ter­gabung dalam koalisi tersebut sedang mencari kandidat calon yang akan diusung pada Pilkada Ulang Pangkalpinang. Hingga saat ini, belum ada koalisi yang terbentuk. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.