Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pilkada Ulang Pangkalpinang
PDIP Ingin Berkoalisi Dengan Partai Gerindra
Selasa, 10 Juni 2025 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjajaki peluang untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang. Alasan dan kajian koalisi ini telah disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Babel, Didit Srigusjaya mengaku, telah tiga kali bertemu dengan Ketua Partai Gerindra Babel yang juga mantan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan. Dia mengatakan, PDIP serius menjajaki peluang koalisi dengan Partai Gerindra.
“Kami melakukan komunikasi politik yang intens dengan semua partai politik,” ungkap Didit, Senin (9/6/2025).
Didit menjelaskan, dalam perspektif kalkulasi politik pemerintahan, kondisi ekonomi Bangka Belitung yang belum stabil, membutuhkan dukungan kuat dari Pemerintah Pusat. Partai Gerindra, kata dia, merupakan jalur komunikasi politik dengan Pemerintah Pusat.
“Alasan dan kajian berkoalisi dengan Gerindra sudah kami sampaikan ke DPP. DPP yang akan mempertimbangkan dan memutuskan dengan latar belakang kondisi riil di Provinsi Bangka Belitung,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, setelah calon PDIP kalah melawan kotak kosong dalam Pilkada Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka tahun 2024, dirinya langsung membuka komunikasi dengan Erzaldi dan Partai Gerindra.
Baca juga : Kejati Jatim Warning Para Saksi
“Respons Pak Erzaldi sangat positif dengan niat bersama untuk membangun Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka dalam kondisi ekonomi Bangka Belitung yang belum stabil ini,” ungkapnya.
Didit menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap para bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang. Setelah melaksanakan fit and proper test tahap pertama, para bakal calon dijadwalkan kembali mengikuti fit and proper test tahap kedua yang akan digelar Selasa (10/6/2025).
“Fit and proper test tahap kedua akan dipimpin langsung oleh Pak Adian Napitupulu selaku Ketua Pemenangan Pilkada PDIP,” ujarnya.
“Ada empat bakal calon Wali Kota yang akan ikut, yakni Maulan Aklil, Saparudin, Ismi Purnawan, dan Rasio Ridho Sani,” sambung Didit.
Didit menegaskan, keputusan mengenai figur yang akan diusung sebagai bakal calon Wali Kota akan ditentukan oleh DPP. Dia mengatakan, sekarang di internal PDIP masih ada perbedaan pilihan.
“Tetapi jika DPP sudah memutuskan, maka semua kader wajib taat dan patuh,” tegasnya.
Baca juga : Diskon Tol & Transportasi Bakal Gerakkan Ekonomi
Sementara itu, sebanyak 12 orang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Partai Gerindra Kota Pangkalpinang. Mereka adalah Muhammad Sahri, Basit Cinda, dr. Masagus M. Hakim, Ismi Purnawan, Saparudin, Achmad Dedy Karnadi, Hermanto Phoeng, Adhy Sarphio, Benny Batara Hutabarat, Rasio Ridho Sani, Rio Andiwijaya, dan Maulan Aklil.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Pangkalpinang, Bangun Jaya menjelaskan, para bakal calon yang telah mendaftar akan disurvei. Setelah survei terhadap masing-masing calon, Partai Gerindra akan melakukan terobosan dengan langsung melakukan survei pasangan calon.
“Dari hasil survei tersebut akan dilakukan kajian dan pertimbangan politik dengan melihat dinamika politik serta semua peluang politik yang ada,” jelas Bangun Jaya, Senin (9/6/2025).
Dia membeberkan nama-nama yang akan disurvei sebagai bakal calon Wali Kota. Yaitu, Maulan Aklil atau Molen, Prof Udin, dan Basit Cinda. Sementara untuk bakal calon Wakil Wali Kota adalah Masagus Hakim dan Rio Andiwijaya.
“Ini hanya beberapa nama. Tetapi prinsipnya semua nama yang mendaftar akan kami survei untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan DPD dan DPP,” ungkap Bangun.
Bangun menambahkan, pihaknya telah melakukan komunikasi politik dengan semua partai politik untuk membuka peluang koalisi, sambil melihat dinamika politik. Termasuk, koalisi dengan PDIP.
Baca juga : Pesan Prabowo, Penerima Bantuan Jangan Meleset
“Prinsipnya, kami menjalin komunikasi politik dengan semua partai politik,” ujarnya.
Sebelumnya, PDI Perjuangan dan Gerindra beserta 14 partai lainnya mengusung pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil–Masagus M Hakim (Molen–Hakim). Namun, koalisi gemuk itu kalah melawan kotak kosong pada Pilkada Kota Pangkalpinang 2024.
Dalam berita acara dan sertifikat rekapitulasi, kolom kosong yang tidak bergambar atau kotak kosong tercatat unggul dengan raihan 48.528 suara atau 57,98 persen. Sementara pasangan Molen-Hakim hanya memperoleh 35.177 suara atau 42,02 persen.
Kini, partai-partai yang tergabung dalam koalisi tersebut sedang mencari kandidat calon yang akan diusung pada Pilkada Ulang Pangkalpinang. Hingga saat ini, belum ada koalisi yang terbentuk.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya