Dark/Light Mode

Pasangan Calon Sudah Ditetapkan

Awas, Pilkada Barito Utara Diulang Karena Politik Uang

Rabu, 18 Juni 2025 07:20 WIB
Ketua KPU Kabupaten Barito Utara Siska Dewi Lestari foto bersama dua pasangan calon saat deklarasi komitmen PSU bersih dan menolak praktik politik uang di kawasan Water Front City (WFC), Muara Teweh, Selasa (17/6/2025). (Foto: ANTARA/Dokumen Pribadi)
Ketua KPU Kabupaten Barito Utara Siska Dewi Lestari foto bersama dua pasangan calon saat deklarasi komitmen PSU bersih dan menolak praktik politik uang di kawasan Water Front City (WFC), Muara Teweh, Selasa (17/6/2025). (Foto: ANTARA/Dokumen Pribadi)

 Sebelumnya 
Dia yakin, ada hikmah dan pelajaran berharga yang dapat dipetik di balik PSU jilid 2 Kabupaten Barito Utara yang menjadi sorotan hingga tingkat nasional.

“Ini menjadi momentum un­tuk kita benar-benar bersama-sama memperbaiki demokrasi di Barito Utara,” tandas Siska.

Sementara, Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan mengatakan, mewujudkan pemilu yang jurdil tidak mudah. Dia mengingatkan diperlukan kerjasama semua pihak, bukan hanya penyelenggara pemilu dan peserta, tapi juga masyarakat.

“Saya harap PSU ini bisa menjadi pesta demokratis yang sehat, tidak tercederai politik uang, tidak ada hoax dan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA),” harap Indra

Baca juga : Ahli Dan Lembong Adu Data

Indra berharap, deklarasi ini menjadi awal dari kampanye yang beretika dan edukatif. Sehingga, kata dia, masyarakat dapat memilih berdasarkan visi dan program, bukan karena iming-iming materi.

Sedangkan, Ketua Bawaslu Barito Utara, Adam Parawansa meminta seluruh jajaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di tingkat Kecamatan dapat bekerja secara solid, jujur, dan menjun­jung tinggi kode etik.

PSU, kata Adam, menjadi momen penting untuk menunjukkan bahwa Bawaslu hadir sebagai wasit yang adil bagi seluruh peserta pilkada.

“Profesionalitas dan netralitas pengawas pemilu menjadi kunci utama,” tegas Adam, Selasa (17/6/2025)

Baca juga : Meski DKI Kasih Subsidi, Bodetabek Kudu Saweran

Adam mengingatkan, putusan MK bukan sekadar perintah konstitusional, tapi juga menjadi refleksi penting bagi semua pihak. Khususnya, kata dia, bagi penyelenggara pemilu, agar menjaga netralitas, profesionalisme, dan integritas dalam mengawal proses demokrasi.

Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Satriady menambahkan, pentingnya kesiapan jajaran pengawas pemilu dalam menjalankan tugas pengawasan di tahapan krusial. Termasuk, masa kampanye yang akan segera berlangsung.

“Proses pengawasan bukanlah hal yang mudah, karena dina­mika tahapan pemilu yang cukup kompleks,” kata Satriady, Selasa (17/6/2025).

Satriady mengingatkan, tahapan saat ini sudah memasuki fase penting dalam perjalanan PSU jilid 2 Kabupaten Barito Utara. Yaitu, kampanye yang menjadi tahapan paling sibuk bagi pengawas pemilu.

Baca juga : Real Madrid Vs Al Hilal, Debut Alonso-Inzaghi

“Kita akan bekerja keras selama 45 hari untuk memas­tikan seluruh kegiatan kam­panye berjalan sesuai aturan,” pungkasnya. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.