Dark/Light Mode

Ahli Epidemiologi, Dicky Budiman

Ironi, Kasus Positif Turun, Kematian Tinggi

Sabtu, 24 Juli 2021 07:09 WIB
Ahli Epidemiologi Griffith University, Dicky Budiman (Foto: Istimewa)
Ahli Epidemiologi Griffith University, Dicky Budiman (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Testing ekstrem itu seperti apa?

Testing sampai 1 juta. Kalau ditemukan kasus 200-300 ribu sehari, ya jangan kaget. Itu justru prestasi. Makin banyak ketahuan, makin baik.

Kalau tidak ditemukan, angka kematian akan tinggi sekali.

Apa bahayanya, kalau kapasitas testing tidak ditingkatkan?

Kalau testing dan tracing rendah, kita tidak bisa menemukan kasus infeksi.

Berita Terkait : Kasus Positif Meledak Di Angka 56.757, Didominasi Jakarta Dan Jawa Barat

Yang tadinya bisa dicegah karena tidak parah, akhirnya malah terinfeksi. Sehingga, memicu tingginya angka kematian.

Ini dampak serius dari pengabaian 3T. Tingginya angka kematian adalah konsekuensi logis dari kegagalan deteksi di hulu. Termasuk, kematian orang yang sedang isoman.

Karena 3T tidak memadai, penilaian risiko awal tak bisa dilakukan.

Kalau testing makin menurun, angka kematian pasti lebih melonjak.

Jadi, paradigmanya harus diubah ya?

Berita Terkait : Ayo Genjot 500 Ribu Testing Sehari, Jangan Sampai Ada Ledakan Besar Di Akhir Juli

Betul. Menemukan kasus itu prestasi dan kewajiban. Bagaimana mau perang melawan musuh, kalau musuhnya nggak kelihatan. Nggak ditemukan.

Testing itu menentukan adanya pandemi, menggambarkan performa manajemen pandemi, dan menentukan akhir pandemi.

Testing itu penting dan amat vital. Bukti komitmen terhadap sains. Testing harus konsisten merata di semua daerah, tak hanya di DKI Jakarta.

Selain menggenjot testing, apalagi yang harus dilakukan pemerintah dalam situasi ini?

Sebetulnya, pelonggaran aktivitas bisa dilakukan jika positivity rate-nya ada di kisaran 5-8 persen. Selain itu, tingkat keterisian bed rumah sakit (bed occupancy ratio/BOR), ketersediaan obat, dan lainnya harus dipastikan aman.

Berita Terkait : Epidemiolog Minta Pemerintah Waspada Varian Lambda

Angka kematian juga harus jadi parameter. Kalau kasus turun, tapi angka kematian tinggi, yang salah ya deteksi kasusnya.

Angka kematian adalah indikator keparahan pandemi. Jangankan ribuan, satu saja sudah parah kok. [FAQ]