Dewan Pers

Dark/Light Mode

Senator Otopianus: Warga Papua Tolak Pemekaran, Lebih Baik Utamakan Pendidikan Dan Kesehatan

Kamis, 17 Maret 2022 16:11 WIB
Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Otopianus P Tebai saat menyerap aspirasi di dapilnya ketika reses. (Foto: Humas DPD)
Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Otopianus P Tebai saat menyerap aspirasi di dapilnya ketika reses. (Foto: Humas DPD)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Otopianus P Tebai mengatakan, masyarakat Papua menolak pemekaran wilayah atau pembentukan provinsi baru. Menurutnya, aspirasi tersebut didapatnya setelah menggelar reses di daerah pemilihannya.

"Saya banyak menampung aspirasi masyarakat terkait Penolakan Pemekaran Provinsi Papua Tengah, Provinsi Pengunungan Tengah Papua, Provinsi Papua Selatan. Hampir semua elemen di Papua menyampaikan hal yang sama soal Penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB)," ujar Otopianus dalam keterangannya, Kamis (17/3).

Berita Terkait : Jaga Stok Dan Harga Minyak Goreng, Wamendag Gencar Turun Ke Pasar

Dia mengatakan, hasil penyerapan aspirasi tersebut sudah disampaikan pada pembukaan Sidang Paripurna DPD RI. Hal itu sesuai tupoksinya sebagai Anggota DPD RI Dapil Papua.

Otopianus mengungkapkan, alasan penolakan pemekaran provinsi itu lantaran masyarakat belum siap. Masyarakat Bumi Cenderawasih mendorong pemerintah mempersiapkan pendidikan formal dan pendidikan informal agar mereka memiliki sumber daya manusia (SDM) yang baik.

Berita Terkait : Para Tokoh Adat Minta Utamakan Pengembangan SDM Di Kalimantan

Karena itu, dia meminta pemerintah memperhatikan aspirasi masyarakat termasuk aspirarasi tersebut. "Saya berharap kepada pemerintah untuk mengutamakan pendidikan dan kesehatan," harapnya. 

Dia mengakui, pemekaran memang merupakan salah satu upaya mempercepat pembangunan. Tetapi, menurutnya, pemerintah harus memperhatikan aspirasi dari masyarakat, khususnya soal ketersediaan sumber daya manusia.

Berita Terkait : Pemerintah Bakal Libatkan Media Dan Masyarakat

"Kalau SDM belum memadai maka sebaiknya utamakan pembangunan aspek Pendidikan dan kesehatan. Jangan paksakan pemekaran daerah," tegas Otopianus.
 Selanjutnya