Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
IUP Tambang di Raja Ampat Dicabut, Senator PFM: Terima Kasih Presiden Prabowo
Selasa, 10 Juni 2025 19:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Heboh soal tambang di Raja Ampat, Papua Barat Daya, berakhir. Izin Usaha Pertambangan (IUP) empat perusahaan tambang nikel di Raja Ampat dicabut atas perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.
Anggota DPD/MPR Paul Finsen Mayor (PFM) mengucapkan terima kasih ke Presiden Prabowo dan mengapresiasi keputusan tersebut. Dia menyatakan, keputusan ini menunjukkan bahwa negara berpihak kepada masa depan ekologi dan masyarakat Indonesia, khususnya Papua.
Baca juga : Robert Kardinal: Presiden Gerak Cepat Lindungi Masyarakat Papua
"Sebagai Senator yang mewakili Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, saya menyambut baik pencabutan IUP empat perusahaan tambang itu. Langkah ini membuktikan bahwa negara berpihak terhadap kelangsungan hidup masyarakat Papua dengan terjaminnya kelestarian lingkungan," kata Senator PFM, dalam keterangannya, Selasa (10/6/2025).
Namun, sambung dia, pencabutan IUP belum sepenuhnya menyelesaikan masalah di Raja Ampat. Perlu upaya pemulihan ekologi wilayah tambang yang sudah terlanjur rusak. Hal itu penting, karena pariwisata di Raja Ampat merupakan tumpuan ekonomi lokal.
Baca juga : 4 IUP Raja Ampat Dicabut, Respon Cepat Presiden Dan Menteri ESDM Diapresiasi
"Raja Ampat adalah lambang harapan dan kebangkitan ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata berkelanjutan. Setelah izin tambang dicabut, selanjutnya harus dipulihkan alamnya dengan baik," sarannya.
Persoalan Raja Ampat, sambung PFM, juga menjadi momentum bagi Pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemberian izin tambang di kawasan konservasi dan pulau-pulau kecil.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya