Dark/Light Mode

Yang Muda Yang Bekerja

Senin, 28 Oktober 2024 00:13 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Jumlah anggota DPR muda di periode 2024-2029 memang tidak banyak. Berdasarkan catatan Centre for Strategic and International Studies (CSIS), hanya ada 15 persen dari 580 orang anggota Dewan yang berusia di bawah 40 tahun. Angka ini menurun dibanding pada periode 2019-2024 yang sebanyak 16 persen. Jumlah ini juga kalah jauh dibanding periode 1999-2004, yang mencapai 23,2 persen.

Meski jumlahnya sedikit, para anggota Dewan muda tetap harus mampu menunjukkan kerja. Mereka harus membuktikan bahwa yang muda juga mampu bekerja dan mengabdi kepada negeri dengan baik.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum bagi para politisi muda untuk menunjukkan dan meningkatkan perannya dalam membangun bangsa. Anggota Dewan muda harus eksis. Bukan dalam rangka narsis, tapi untuk selalu hadir dalam mengadvokasi kepentingan rakyat. Setidaknya rakyat yang diwakili dan telah memilihnya di daerah pemilihan. Eksis di hadapan publik dengan selalu lantang bersuara.

Baca juga : Wujudkan Cita-cita Kemerdekaan

Di masa silam, politisi di parlemen hanya figuran, hiasan bunga demokrasi, kamuflase. Tugas dan peran politik mereka super pasif. Jangankan untuk yang muda, yang senior pun sama. Aktivitas mereka diilustrasikan dalam tiga D: duduk, dengar, dan diam. Itu saja, selama hampir 32 tahun.

Zaman sekarang sudah berubah. Politisi muda tidak boleh lagi hanya menjadi figuran. Mereka harus menunjukkan perannya, dengan terus menyuarakan kepentingan rakyat dan pembangunan bangsa, layaknya pada pemuda bangsa yang bersumpah pada 96 tahun lalu.

Ingat, para politisi muda masuk ke Senayan karena dipilih rakyat. Mereka bukan ditunjuk seperti era Orde Baru, meski pada kenyataannya banyak juga politisi muda yang tembus ke Senayan karena pengaruh keluarga.

Baca juga : Selamat Bertugas Prabowo-Gibran

Untuk itu, setiap suara rakyat yang memilih mereka, harus diperjuangkan. Para politisi muda harus mengambil action sebagai watchdog kekuasaan. Mereka harus “menggonggongi” kekuasaan jika ditengarai melakukan penyimpangan.

Namun, tentu kita berharap, sikap lantang para politisi muda tidak cuma sensasi belaka yang tidak ada ketulusan. Apalagi, naudzubillah, bila sikap kritis mereka ternyata cuma pesanan dari sekelompok kepentingan.

Para politisi muda tetap harus mawas diri. Harus matang dalam menyajikan fakta. Jangan hanya bikin geger apalagi kegaduhan yang kontraproduktif bagi iklim kebangsaan.

Baca juga : Jangan Lupakan Ancaman Banjir

Rakyat lebih mengharapkan politisi parlemen terus menjaga integritas. Ini semata untuk me-recovery citra yang sudah lama babak belur karena tak jelasnya kinerja DPR. Politisi muda, tunjukkan bahwa dirimu mampu bekerja. Selamat Hari Sumpah Pemuda!

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.