Dark/Light Mode
- Polri Dinilai Jadi Pilar Pemerintahan Prabowo-Gibran Tangani Karhutla
- Saddil Ramdani Dipinjamkan Persib ke Persebaya
- Pramono Ingin Turunkan Hujan Di Jakarta Untuk Hilangkan Abu Vulkanik
- Ahli ITB Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau Bagi Kualitas Air Dan Tanah
- El Nino Dan Erupsi Gunung, Prabowo Salurkan Bantuan Beras Hingga Akhir Tahun
Wartawan Senior
Sebelumnya
Jadi, para pejabat OJK bukan sekadar jabatan administratif. Mereka adalah penjaga stabilitas. Termasuk garda depan pemberantas pinjol ilegal yang banyak menjerat rakyat.
Jika gagal meyakinkan pasar global, pasar akan menghukum kita dengan melemahnya rupiah. Ketika rupiah babak belur, rakyat kecil yang menanggung bebannya lewat kenaikan harga pangan.
Karena itu, OJK yang kredibel dan terbaik, termasuk Ketua beserta para petingginya, tentu menjadi harapan kita semua. Itu wajib.
Baca juga : “Senyum Reshuffle”
Kalau gorengan tahu tempe menjadi mahal, bukan karena salah abangnya, bisa jadi karena salah kebijakan. Atau, salah pimpinan OJK-nya. Atau keliru milihnya. Atau, bisa juga karena pengawas kurang mengawasi pengawas.
Tentu saja ini bukan hanya berlaku untuk OJK beserta pimpinannya. Banyak lembaga, kebijakan, pilihan, seperti produk DPR, yang sangat mempengaruhi kehidupan rakyat.
Karena itu, jangan lagi terjebak pada ritual sekadar “ganti pemain”. Pergantian yang tidak bisa menjadi “game changer”. Di institusi mana pun.
Baca juga : “Budaya” Jalan Berlubang
Sekarang, rakyat, pelaku pasar, termasuk lembaga indeks seperti MSCI yang “mengendalikan” uang ribuan triliun itu, sedang menunggu OJK dan pimpinan barunya menjadi “Pawang”. Pawang yang berani mencambuk spekulan dan penganut “serakahnomics”.
Sebab, pimpinan OJK, juga institusi lainnya, harus menjamin rakyat tetap tenang dan pasar tetap renyah. Karena, rakyat tak mau tersedak oleh harga gorengan yang mahal.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Minggu, 1 Februari 2026 dengan judul "Gorengan Pawang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.