Dewan Pers

Dark/Light Mode

Liga 1 Indonesia

Masa Jeda, Ini Menu Latihan Singo Edan

Rabu, 19 Januari 2022 11:35 WIB
Duel Arema FC vs PSIS Semarang di Liga 1. (Foto : Ist)
Duel Arema FC vs PSIS Semarang di Liga 1. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Usai menghadapi pertandingan melawan PSIS Semarang pada Senin (17/1/2022), Arema FC akan menjalani masa jeda sebelum kembali berlaga lawan Persipura Jayapura, Rabu (26/1). 

Di masa jeda, Arema FC memastikan program latihan tetap berjalan. Tim pelatih membagi  tim menjadi dua kelompok yakni di Bali dan Malang.

Berita Terkait : Usai Bekuk Borneo, Persib Liburkan Pemainnya 2 Hari

“Manajemen memberikan kebijakan kepada pelatih untuk memberikan program latihan, tim latihan dibagi dua yakni mereka yang tetap stay di Bali dan yang pulang ke Malang,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji dilansir laman resmi klub, Rabu (19/1).

Program di Bali akan dipimpin oleh pelatih Eduardo Almeida bersama dua  anggota tim pelatih  yakni FX Yanuar dan Felipe Americo.

Berita Terkait : Lengah Di Ujung Laga, Kesaktian 13 Kali Bajul Ijo Luntur

Sedangkan di Malang akan dipimpin oleh asisten pelatih Singgih Pitono, Siswantoro dan pelatih kiper Jarot Supriyadi.Setelah pembagian tersebut, tim Arema FC akan berkumpul bersama pada 22 Januari 2022 mendatang di Bali.

“Manajemen memberikan apresiasi kepada pemain untuk menentukan program di masa jeda FIFA Match Day ini dengan memberikan kesempatan berkumpul dengan keluarga atau tetap stay di Bali,” lanjut Sudarmaji.

Berita Terkait : Rashid Cetak Gol, Maung Bandung Amankan 3 Poin Lawan Borneo FC

Manajemen Arema FC memiliki harapan khusus terkait progam latihan tersebut. Lebih-lebih kedepan Arema FC akan dihadapkan pada jadwal padat hingga akhir Maret mendatang.

“Harapannya dengan kondisi terebut, pemain yang akan lama berada di Bali sampai akhir Maret nanti tetap terjaga  secara psikis  dengan bertemu keluarga, Namun, Coach Almaida tetap menjalankan program yang ketat baik secara teknis demikian pula tim dokter Arema juga akan mendampingi program latihan yang menjalankan regulasi prokes,” pungkas Sudarmaji. [IPL]