Dewan Pers

Dark/Light Mode

Masih Cedera, Fedex Bakal Gigit Jari Di 2022

Senin, 7 Maret 2022 06:32 WIB
Petenis Swiss, Roger Federer. (Foto : ATP)
Petenis Swiss, Roger Federer. (Foto : ATP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan petenis nomor satu dunia asal Swiss, Roger Federer kemungkinan besar akan absen di Wimbledon 2022. Cedera Fedex – julukan Federer masih belum pulih.

Pelatih Severin Luthi menyebut cedera anak asuhnya itu masih belum pulih. Petenis veteran berusia 40 tahun itu dipusingkan gangguan cedera dalam beberapa tahun belakangan.

Itu membuatnya tidak bisa bersaing dengan Novak Djokovic dan Rafael Nadal untuk menjadi petenis dengan gelar grand slam terbanyak.

Berita Terkait : Cedera, Apri/Fadia Gagal Duel Di Jerman Terbuka

Federer telah memenangkan 20 grand slam sepanjang kariernya. Jumlahnya sama seperti Djokovic. Mereka kini tertinggal dari Nadal yang sudah 21 kali juara grand slam setelah memenangi Australia Terbuka 2022.

Federer sejatinya sudah dianggap sebagai ikon tenis sepanjang masa. Namun, kiprahnya dalam olahraga saat ini diragukan akibat masalah cedera yang terus kambuh.

Petenis berjuluk Swiss Maestro itu mengalami cedera lutut sejak terakhir kali muncul di Wimbledon tahun lalu. Kala itu dia dikalahkan oleh Hubert Hurkacz.

Berita Terkait : Jumlah Uang Beredar Capai Rp 7.643,4 T Pada Januari 2022

Luthi memperkirakan Federer kemungkinan besar belum cukup bugar untuk bermain di Wimbledon tahun ini. Sebab dia masih butuh waktu untuk memulihkan diri.

“Saat ini, saya tidak membayangkan dia bermain Wimbledon. Saya bukan seseorang yang mengatakan itu tidak mungkin. Tapi, saya tidak bisa membayangkannya sekarang,” kata Luthi.

“Dia masih dalam tahap rehabilitasi. Tidak hanya otot lutut dan kaki yang harus diperbaiki, seluruh tubuh juga harus diperkuat. Ini adalah program pengkondisian penuh,” lanjutnya.

Berita Terkait : Bamsoet Dukung BI Segera Terapkan Digital Rupiah Di Indonesia

Jika benar absen di Wimbledon 2022 tentu akan menjadi pukulan telak bagi Federer. Soalnya, dia belum pernah lagi menjuarai grand slam sejak Auatralia Terbuka 2018. [JON]