Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kemenpora: 60 Persen Atlet SEA Games Vietnam Isinya Junior

Minggu, 24 April 2022 08:41 WIB
Deputi Chandra Bhakti saat diskusi dengan insan media. (Foto : Kemenpora)
Deputi Chandra Bhakti saat diskusi dengan insan media. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kemenpora memastikan momentum SEA Games 2021 Vietnam akan jadi ajang atlet-atlet muda menuju prestasi tertinggi yakni Olimpiade.

"Kemenpora terus mendorong agar diprioritaskannya atlet muda untuk bertanding pada SEAG 2021 Vietnam. Dengan komposisi 60 persen atlet junior dan 40 persen atlet senior," kata Kepala Biro Humas dan Hukum Sanusi di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (22/4) sore.

Sesuai amanat DBON, SEA Games dan Asian Games merupakan sasaran antara untuk menuju ke sasaran utama yakni olimpiade. Kemenpora membuat terobosan dengan melakukan efisiensi sebesar 43,4 persen berupa penurunan jumlah cabang olahraga dan atlet yang diberangkatkan untuk bertanding di Vietnam.

Berita Terkait : Ini Atlet Andalan Wushu Di SEA Games Vietnam

Pada SEA Games  Filipina 2019 lalu, Indonesia menurunkan 841 atlet dari 52 cabor. Untuk SEAG Vietnam tahun 2022 ini Indonesia hanya menurunkan 471 atlet dari 31 cabor yang diikuti.

"Semua dilakukan dengan perhitungan matang dengan uji fit & proper test oleh tim review se objektif mungkin," lanjut Sanusi pada acara yang mengangkat tema 'Siap Merah Putihkan SEA Games 2021 Vietnam dengan Prestasi Terukur, Semangat Pantang Mundur' ini.

Menurutnya, efisiensi dilakukan dengan mempertimbangkan potensi medali dari tiap cabor yang diturunkan melalui tahap proses dan identifikasi berbasis data base, catatan prestasi atlet pada setiap cabor.

Berita Terkait : Kemenpora-PSSI Gaspol Persiapkan Gelaran Piala Dunia U-20

"Dengan komposisi ini bertujuan agar atlet pelapis dapat disiapkan sedini mungkin untuk menuju cita-cita utama. Meski demikian pemerintah tetap berharap agar prestasi SEA Games kali ini tetap membanggakan bahkan dapat mempertahankan dari pencapaian prestasi sebelumnya," harapnya.

Keseriusan pemerintah dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga yang terencana dan terukur akan dinilai publik efektifitasnya. Untuk itu, publik perlu diajak untuk terus mengawal proses perjalanan ini, melalui media sebagai perpanjangan tangan publik untuk memperoleh akses informasi atas kerja-kerja pemerintah bagi pembangunan olahraga nasional. 

"Melalui forum dialog diskusi ini diharapkan diskusi-diskusi segar akan muncul dan membuahkan cerita optimis dan positif bagi dunia olahraga nasional, karena dukungan masyarakat akan sangat penting," pungkasnya.

Berita Terkait : 16 Atlet Judo Indonesia Siap Ramaikan SEA Games Vietnam

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Abdul Muslim selaku Ketua  pelaksana kegiatan menyampaikan, kegiatan seperti ini setiap tahun selalu dilaksanakan untuk membangun sinergitas bersama rekan media. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber seperti Ketua tim review SEA Games Vietnam Prof. Asmawi dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti.

"Kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan dengan tujuan sinergitas dengan kawan-kawan media. Kegiatan ini dalam rangka membahas mendiskusikan tentang kepemudaan dan keolahragaan. Momentum SEA Games 2021 Vietnam ini juga menjadi salah satu yang akan dibahas," katanya.

Membangun kerjasama dengan insan media yang merupakan mitra sejajar selalu bersinergi dengan program-program Kemenpora. "Sebaik apapun program Kemenpora jika tidak ada kerjasama dengan media saya yakin tidak akan berjalan dengan baik," tutupnya. [IPL]