Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jelang SEA Games Vietnam, Ini Persiapan PGSI Untuk Tim Gulat Indonesia

Rabu, 13 April 2022 10:48 WIB
Foto: Dok. PGSI
Foto: Dok. PGSI

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah ditetapkan berangkat ke SEA Games Hanoi Vietnam, tim Gulat Indonesia terus melakukan persiapan intensif jelang keberangkatan ke event dua tahunan yang berlangsung 17 Mei 2022.

Persiapan tim gulat Indonesia ditinjau langsung oleh Ketua Umum Pengurus Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Trimedya Pandjaitan dan Sekjen Steven Setiabudi Musa, Bendahara Harry Sanusi dan Tim Manajer Gusti Randadi Gedung POPKI Cibubur.

Trimedya Pandjaitan mengatakan, tim gulat telah menggelar Pelatnas sejak 23 Maret lalu.

"Penetapan pemerintah yang memberangkatkan gulat ke SEA Games Vietnam kali ini memang cukup mepet. Praktis, kita hanya punya waktu satu setengah bulan untuk persiapan, " ujar Trimedya Pandjaitan di sela-sela kunjungan ke Pelatnas Gulat, Selasa(12/4).

Berita Terkait : Jelang SEA Games 2021, Pelatih Timnas Voli: Semua Tim Sama Kuat

Dikatakan dengan keterbatasan anggaran pemerintah, pihaknya tidak menggelar latihan di luar negeri dan membatasi jumlah atlet yang akan berlaga.

"Kami akan mengirimkan enam atlet gulat yang terdiri dari empat atlet putra dan dua atlet putri sesuai dengan kuota yang diberikan pemerimtah dalam hal ini Kemenpora," ujar Trimedya 

Lebih lanjut ia menjelaskan, sesuai dengan target yang diberikan oleh pihak Kemenpora yakni medali perak. Pihaknya menargetkan 1 emas, 2 perak, serta 1 perunggu.

"Sebenarnya, kami ingin ikut di semua kelas, namun karena keterbatasan anggaran, jadi kami hanya memberangkatkan atlet yang berpotensi meraih medali saja, "ungkap Politikus PDIP itu.

Berita Terkait : Kebijakan Perdagangan Terbuka Bantu Pulihkan Ekonomi Indonesia

Untuk memaksimalkan persiapan, para pegulat Indonesia digembleng dengan para pegulat petaih medali emas di PON Papua 2021 lalu.

"Sejak awal kami rekrut kondisi mereka saat ini sudah hampir mencapai 60 persen. Dan kami harapkan menjelang keberangkatan mereka sudah mencapai 100 persen. Meski tanpa uji coba psikal fitnes serta teknik mereka kami terus genjot, "ujar Kepala Tim Gulat Indonesia, Moris Sihombing.

Sementara itu Sekjen PGSI Steven Setiabudi Musa, menurutnya sudah 10 tahun kita tim gulat Indonesia absen di ajang SEA Games.

"Mudah-mudahan ini jadi pembuktian eksistensi para pegulat Indonesia. Saya optimiatis dari 6 pegulat yang berlaga ada 1-2 pegulat yang mampu mempersembahkan medali, " tandasnya.

Berita Terkait : Terapi Gizi, Penting Untuk Pemulihan Pasien Long Covid

Manajer Tim Gulat Indonesia, Gusti Randa yang juga Kabid Binpres PGSI, mengatakan, persiapan tim gulat Indonesia akan di optimalkan hingga jelang pertandingan berlangsung.

"Kami mewaspadai kekuatan tuan rumah Vietnam dan Thailand. Sebenarnya peta kekuatan gulat di kawasan Asia Tenggara, ada tiga negara yakni, Indonesia, Vietnam, dan Thailand, " ujarnya.

Terkait dengan keterbatasan anggaran dari pemerintah, tim gulat Indonesia juga mendapat sokongan dari Bendahara PGSI, Harry Sanusi yang juga merupakan CEO PT Kino Indonesia Tbk. [WUR]