Dewan Pers

Dark/Light Mode

SEA Games Vietnam

Sumbang Perak, Ini Pesan Pelatih Untuk Tim Beregu Putri Indonesia

Kamis, 19 Mei 2022 07:48 WIB
Tim Putri Bulutangkis Indonesia. (Foto: Istimewa)
Tim Putri Bulutangkis Indonesia. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mengakui keunggulan beregu putri Thailand di partai final SEA Games Vietnam 2021, tapi tim putri bulutangkis Indonesia sudah mencapai target dengan meraih medali perak.

Bertanding di Bac Giang Gymnasium, Rabu (18/5) siang, Apriyani Rahayu cs. kalah dengan skor 0-3. Putri Kusuma Wardani yang turun menggantikan Gregoria Mariska Tunjung sebagai tunggal pertama harus takluk dari Pornpawee Chocuwong dengan skor 16-21, 20-22.

Air mata Putri tak terbendung usai kekalahan tersebut. Ia merasa ada kesempatan dirinya bisa memenangi pertandingan atas pebulutangkis nomor 10 dunia tersebut.

"Sedih karena tidak bisa kasih poin padahal saya di gim pertama dan kedua sudah unggul sampai poin-poin akhir. Mungkin saya ingin cepat-cepat menyelesaikan dan dari pengalaman juga Pornpawee lebih bagus," ujar Putri sambil terisak.

Berita Terkait : Tim Karate Indonesia Sabet 6 Medali

"Di pertemuan terakhir saya kalah, tadi saya coba memperbaiki dari pertandingan itu. Alhamdulillah bisa mengimbangi. Beban ada sedikit tapi dukungan penuh tim membuat beban itu hilang," tambah Putri. 

Di partai kedua, pasangan ganda putri teranyar Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga belum berhasil menyumbang angka. Apri/Fadia dihadang pasangan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, 16-21, 12-21.

"Saya terlalu banyak bermain panjang jadi kita mainnya kebanting-banting. Saya juga kurang mencari serangan buat Kak Apri. Saya juga kurang siap untuk main satu-satu, main tahan-tahanan," ujar Fadia.

"Sebenarnya untuk pola main kita bisa di mana saja, saya bisa di depan, Fadia di belakang atau sebaliknya. Harus bisa satu irama dulu untuk saling meng-cover. Saya dan Fadia akan belajar dari hari ini, banyak pekerjaan rumah yang harus kita evaluasi," ujar Apriyani

Berita Terkait : Sabet 3 Medali, Jerry Sambuaga Apresiasi Perjuangan Tim Boling Indonesia

Sebagai kapten, Apriyani terus menguatkan timnya. Apapun hasil yang didapat, itulah yang terbaik. "Tidak ada yang tidak mungkin, walau tertinggal tapi kita selalu kasih aura positif. Mau hasil apapun nanti, kita terima karena kita sudah mengeluarkan yang terbaik," sebut Apriyani.

Pelatih tunggal putri, Herli Djaenudin menyampaikan permohonan maaf karena beregu putri baru mempersembahkan medali perak.

"Kalau dilihat memang tunggal putri kita dibanding Thailand masih kalah. Peringkat, pengalaman juga jam terbang. Tapi di penampilan tadi, mereka mau berjuang habis-habisan," jelas Herli.

Herli menambahkan Putri KW, Apri/Fadia di ganda putri hingga Stephanie. Tapi memang harus diakui hari ini kita kalah dari mereka. Untuk saat ini, kami beregu putri meminta maaf karena baru ini yang bisa kami berikan.

Berita Terkait : Tim Recurve Beregu Putra Indonesia Sabet Emas

Sementara, manajer tim Indonesia Eddy Prayitno mengungkapkan apa yang didapat tim beregu putri sudah optimal.

"Hasil dari tim putri ini memang sesuai target. Beregu putri dibebankan medali perak jadi memang ada kecewa iya, pasti, tapi ini sudah optimal," ujar Eddy.■