Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Coret Pemain Jepang, Robert Justru Pantau Jebolan Diklat Persib
Minggu, 22 Mei 2022 10:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih Persib, Robert Alberts memutuskan mencoret pemain asal Jepang Ryohei Miyazaki dalam daftar seleski pemain. Sebaliknya, Robert lebih memilih pemain muda jebolan Diklat Persib Bandung.
Pemain asal Jepang Ryohei Miyazaki dan Muhammad Reza Kusuma tak dipilih setelah gim internal di Stadion Persib, Sabtu, (21/5).
Pelatih asal Belanda tersebut mengatakan, keduanya tidak memenuhi standar kualitas dan kebutuhan posisi yang dibutuhkan.
Baca juga : Barca Tumbalkan Depay
“Kami sudah melihat Reza dan Ryo. Kami tidak meminta mereka untuk melanjutkan (seleksi) karena mereka tidak memenuhi standar yang kami miliki,” kata Robert.
Selanjutnya, kata Robert, akan ada pemain lain yang akan dipantau untuk beberapa posisi yang diperlukan. Termasuk sosok Ridwan Ansori dari Diklat Persib yang memikat hati Robert dalam sesi game internal tersebut.
“Kami lebih melihat kepada pemain Diklat Persib. Ridwan yang main dengan nomor 36 hari ini akan bergabung dengan kami pekan depan. Kami akan memantaunya secara serius. Itulah hasil hari ini,” ucapnya.
Baca juga : Maung Bandung Ikat Pemain Lokal Muda Jebolan Liga Kroasia
Pelatih Robert Alberts sebelumnya memberi kesempatan bermain dan melihat performa dua pemain berstatus dalam pemantauan, Ryohei Miyazaki dan Muhammad Reza Kusuma.
Dalam gim internal ini, untuk pertama kalinya pemain terlibat dalam pertandingan 11 lawan 11 setelah berlatih sejak Selasa (17/5). Dalam beberapa hari terakhir, latihan dilakukan dua kali dalam sehari.
"Ini pertama kalinya mereka bermain di lapangan penuh dan 11 vs 11. Anda bisa melihatnya, mereka langsung bermain dengan tempo cepat dan sangat bersemangat di setiap babak yang kami buat dalam durasi 4x20 menit," kata Robert.
Baca juga : Kadis Perumahan DKI: Kampung Susun Bayam Milik dan Dikelola Jakpro
Dalam gim tersebut, Robert secara spesifik ingin melihat kerja sama yang terjalin di antara para pemain seleksi dengan penggawa Pangeran Biru. Karenanya penurunan tempo permainan selama gim berlangsung bukanlah menjadi hal utama.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya