Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menpora Banggakan FPTI Bikin Kejuaraan Dunia Panjat Tebing

Minggu, 25 September 2022 05:11 WIB
Menpora Zainudin Amali. (Foto : Ist)
Menpora Zainudin Amali. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyampaikan rasa bangganya kepada Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Yenny Wahid karena  Indonesia bisa dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan dunia panjat tebing 2022.

Hal itu disampaikan oleh Menpora Amali usai membuka IFSC Climbing World Cup, Sabtu (24/9)  di SCBD Jakarta.

Pembukaan tersebut dilakukan oleh Menpora Amali bersama Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Presiden International Federation of Sport Climbing (IFSC) Marco Maria Scolaris dengan pemukulan bedug taiko.

Berita Terkait : Menpora Dukung BAVETI Gelar Kejurnas Tenis

"Saya tentu sebagai Menteri Pemuda dan  Olahraga sangat bangga dengan kepemimpin Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Yenny Wahid yang bisa membawa IFSC Climbing World Cup ke  Indonesia," katanya.

Menurutnya terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan panjat tebing karena sudah memenuhi persyaratan yang diajukan IFSC. Dan salah satu syarat dapat dukungan dari pemerintah. "Tentunya Bapak Presiden Joko Widodo sangat mendukung kegiatan ini," katanya.

Ia melanjutkan, hal ini sangat  luar biasa,  mimpi Indonesia yang sudah lama ini baru sekarang ini terwujud. Kita tahu  panjat tebing adalah salah satu cabang olahraga unggulan di dalam Desain Besar  Olahraga Nasional (DBON) dan kita berharap bisa menghasilkan medali pada saat Olimpiade Paris 2024 yang akan datang.

Berita Terkait : 13 Kepala Daerah Perempuan Diganjar Penghargaan

"Jadi mudah-mudahan rekor yang kita miliki dan juara dunia yang kita miliki tetap kita pertahankan bahkan rekornya bisa kita pecahkan pada kejuaraan Tahun 2022 ini," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP FPTI  Yenny Wahid menyampaikan terima kasih kepada federasi panjat  tebing internasional yang sudah memberi kesempatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah di series terakhir kejuaraan dunia panjat tebing tahun 2022.

"Terima kasih kepada federasi panjat  tebing internasional, tentunya untuk Indonesia pasti punya makna yang sangat dalam Karena selain kejuaraan dunia, Indonesia juga dipercaya sebagai tuan rumah G20," katanya.

Berita Terkait : KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati Tersangka

Masih katanya, IFSC Climbing World Cup ini  diikuti  27 negara. Indonesia mengirimkan 42 atlet, 20 untuk kategori speed dan 22 kategori lead. "Para atlet akan bertanding untu  memperebutkan medali-medali. Ini adalah sebuah perjalannya panjat bagi atlet yang sudah berlatih dengan penuh dedikasi dan  komitmen," ucapnya.