Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menpora Minta Klub Dan Suporter Patuh UU Keolahragaan

Jumat, 14 Oktober 2022 05:38 WIB
Menpora Zainudin Amali. (Foto : Ist)
Menpora Zainudin Amali. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap agar klub-klub sepakbola dan suporter mengiplementasi UU Keolahragaan 2022 yang mengatur tentang hak dan kewajiban suporter sepakbola.

"UU tentang suporter ini harus segera diimplementasikan oleh klub dan kelompok suporter. Jadi, mudah-mudahan kita berusaha secepat mungkin, Polri juga sedang merumuskan aturan SOP tentang pengamanan yang mengadopsi aturan FIFA, aturan PSSI dan internal Polri sendiri. Supaya menjadi pegangan yang seragam seluruh Indonesia," kata Menpora Amali saat jumpa pers usai tinjau Stadion Kanjuruhan, Malang bersama Menteri PUPR, Kamis (13/10).

Berita Terkait : Menpora-Men PUPR Mulai Audit Stadion Kanjuruhan

Suporter lanjut Menpora Amali, telah diatur dalam UU Keolahragaan No.11 tahun 2022 yang memiliki hak dan kewajibannya. "Terkait hak dan kewajiban suporter ini sedang dirumuskan dan akan disosialisasikan. Kita akan meminta komitmen mereka semua agar menonton sepakbola itu nyaman, aman dan tenang," papar Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, FIFA sudah mengirimkan surat dan ada lima poin yang harus diperhatikan. Pertama, tentang stadion agar dapat standar sesuai arahan FIFA, kemudian SOP penanganan pengamanan, keterlibatan pihak-pihak terkait (suporter, klub, dan lainnya), kemudian tentang jadwal pertandingan, dan benchmark negara lain yang sudah bagus pengelolaan sepakbolanya.

Berita Terkait : Erick: Transformasi Sepak Bola Jangan Setengah-Setengah

"Saya berharap dari rekomendasi FIFA itu kita lakukan perbaikan-perbaikan serius dan kompetisinya bisa jalan lagi. Jadi, paralel dengan apa yang sudah dikerjakan Menteri PUPR, Kepolisian, dan apa yang kita kerjakan bersama-sama," urai Menpora Amali.

Sebelumnya, Menpora Amali menyampaikan arahan Presiden kepadanya  untuk mengevaluasi total sepakbola tanah air menyusul terjadinya tragedi Kanjuruhan.

Berita Terkait : Menpora: Jangan Curiga, Beri Waktu Tim Investigasi Bekerja!

"Arahan Presiden, sepakbola kita semua dilakukan evaluasi secara total, minggu lalu saya sudah bertemu dengan PSSI, klub-klub, pimpinan suporter (Arema, Persebaya, Persija, Persib) semua sepakat ini tidak boleh terulang lagi, tinggal kita rumuskan seperti apa khususnya pengaturan-pengaturan sesuai dengan UU," jelas Menpora Amali.