Dewan Pers

Dark/Light Mode

Piala Dunia 2022 Qatar

Bantai Australia 4-1, Pelatih Prancis: Ini Baru Permulaan

Rabu, 23 November 2022 05:37 WIB
Selebrasi para pemain Prancis menang atas Australia di grup D, Piala Dunia 2022, Rabu (23/11). (Foto : Ist)
Selebrasi para pemain Prancis menang atas Australia di grup D, Piala Dunia 2022, Rabu (23/11). (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Timnas Prancis berhasil memulai Piala Dunia 2022 dengan kemenangan telak melawan Australia dalam pertandingan Grup D Piala Dunia 2022 Qatar.

Berita Terkait : Main Kaca Mata Lawan Tunisia, Pelatih Denmark: Kami Mainnya Lambat

Menghadapi Australia pada laga pembuka di Al Janoub Stadium, Rabu (23/11) dini hari WIB, Prancis menang dengan skor 4-1.

Berita Terkait : Kejutan, Argentina Keok Dihajar Arab Saudi

Olivier Giroud memborong dua gol untuk Prancis. Dua lainnya dicetak oleh Adrien Rabiot dan Kylian Mbappe. Sementara gol Australia lahir dari Craig Darwin yang di menit ke-9.

Berita Terkait : Korea Selatan Vs Uruguay, Song Heung-min Jadi Perhatian

Pelatih Prancis Didier Deschamps memuji penampilan anak asuhnya yang memulai laga sesuai dengan yang diharapkan.

"Kami memulai pertandingan dengan baik di menit-menit pertama, kami terlihat bagus dan bekerja sama dengan baik. Kami membiarkan gol yang seharusnya kami hindari. Di babak kedua kami menunjukkan kepercayaan diri yang jauh lebih besar dan memaksa Australia untuk mundur dan kemudian kami menciptakan banyak peluang dan empat gol, itu bagus," kata Deshmaps dilansir Skysport, Rabu (23/11).

Kemenangan di Stadion Al Janoub membawa Perancis memuncaki klasemen Grup D Piala Dunia 2022 dengan koleksi tiga poin.  Tim berjuluk Les Bleus itu mengungguli Tunisia dan Denmark yang berurutan menghuni posisi kedua serta ketiga dengan catatan satu poin.

"Ini adalah awal yang baik untuk turnamen. Laga pembuka selalu vital dan penting. Saya ingin mengucapkan selamat kepada tim dan para pemain. Kami telah melihat beberapa pertandingan sebelumnya di mana tim tidak dapat merespons, tetapi kami melakukannya meskipun kami tertinggal."